Penyanyi Shi Shi resmi kembali ke dunia musik dengan merilis mini album berjudul The Taste Of pada 13 Juli 2026, setelah dua tahun tidak aktif. Album ini menjadi karya pertamanya yang menggunakan bahasa Inggris dan melibatkan produser internasional dalam upayanya untuk menjangkau pasar musik global.
Shi Shi, yang telah meraih Golden Melody Award, mengungkapkan bahwa album ini merupakan cerminan dari perjalanan emosionalnya selama masa istirahat. Dalam karyanya, ia berusaha mengekspresikan berbagai perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata melalui melodi. "Sulit untuk menggambarkan perasaan yang kita rasakan setiap hari hanya dengan kata-kata kita, tetapi terkadang perasaan itu dapat diungkapkan dan dicerna dalam sebuah lagu," ujarnya dalam wawancara virtual pada Rabu, 29 Juli 2026.
Konsep Unik dalam Setiap Lagu
Dalam mini album ini, Shi Shi mengusung konsep yang menarik dengan mengibaratkan setiap lagu sebagai racikan minuman. Setiap trek dirancang untuk memberikan pengalaman sensorik yang berbeda bagi pendengar. "Dalam EP ini, setiap lagu seperti koktail unik, menghadirkan cita rasa dan profil rasa yang berbeda, serta komposisi bahan dan emosi yang berbeda," jelas penyanyi keturunan Korea-Tiongkok ini.
Album *The Taste Of…* mencatat sejarah baru dalam karier Shi Shi karena menjadi EP pertamanya yang didominasi oleh bahasa Inggris. Langkah ini diambil untuk memulai perjalanan di panggung musik internasional. "Aku harap pendengar dapat menikmati masing-masing lagu!" ungkapnya, menunjukkan harapannya untuk menjangkau lebih banyak pendengar di seluruh dunia.
Kolaborasi dengan Produser Terkenal
Kualitas musik dalam EP ini semakin meningkat berkat kolaborasi dengan produser global terkemuka. Salah satunya adalah parkhyeon, produser K-pop yang dikenal telah menangani proyek besar untuk grup TWICE. Kehadiran parkhyeon memberikan sentuhan pop modern yang segar dan berkelas dunia. Selain itu, ada juga kontribusi dari Different Sleep, yang sebelumnya bekerja sama dengan Zara Larsson.
Salah satu lagu dalam album ini, berjudul ‘Tteokbokki’, ditulis dalam bahasa Korea dan membawa unsur personal bagi Shi Shi. Lagu ini tidak hanya bercerita tentang cinta, tetapi juga tentang kenangan makanan dan persahabatan yang tulus. Bagi Shi Shi, Tteokbokki adalah simbol masa muda yang mengingatkannya pada kenangan indah saat pulang sekolah, dan ia ingin membagikan suasana hangat masa kecilnya di Korea Selatan kepada dunia.
Ambisi Shi Shi untuk menjangkau audiens yang lebih luas terlihat dari penggunaan tiga bahasa dalam album ini, yaitu Inggris, Mandarin, dan Korea. Ia berkomitmen untuk terus menciptakan karya yang dapat dinikmati oleh penggemar musik di berbagai belahan dunia, menjadikan langkah ini sebagai awal dari era baru dalam perjalanan karier musiknya.