Hiburan

Sidang Dr. Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Inkonsistensi Keterangan Saksi

Sidang kasus dugaan pelanggaran UU Kesehatan dengan Dr. Richard Lee sebagai terdakwa kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang, di mana kuasa hukum menyoroti perbedaan keterangan saksi yang d...

V
Vina Maharani
10 August 2026 20 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Dokter Richard Lee menyoroti pernyataan Doktif yang menurutnya berbeda dari keterangan di BAP dengan ketika sebagai saksi di hadapan majelis hakim. [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Dokter Richard Lee menyoroti pernyataan Doktif yang menurutnya berbeda dari keterangan di BAP dengan ketika sebagai saksi di hadapan majelis hakim. [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Pengadilan Negeri Tangerang kembali menggelar sidang untuk kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan yang melibatkan Dr. Richard Lee sebagai terdakwa. Dalam sidang kali ini, tim kuasa hukum Dr. Richard Lee menyoroti keterangan yang diberikan oleh Dokter Samira, yang juga dikenal sebagai Dokter Detektif atau Dokti, selaku saksi pelapor.

Tim kuasa hukum menilai terdapat ketidaksesuaian antara keterangan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan kesaksian yang disampaikan oleh Dokter Samira di hadapan majelis hakim. Faizal Hafied, kuasa hukum Dr. Richard Lee, mengungkapkan bahwa banyak keterangan yang disampaikan dalam persidangan tidak sejalan dengan dokumen penyidikan sebelumnya. "Kami saksikan memang banyak sekali hal-hal yang janggal, ada kebohongan-kebohongan yang menurut kami demikian," ujar Faizal setelah sidang di PN Tangerang.

Fakta yang Dipertanyakan

Faizal menambahkan bahwa mereka hanya berpegang pada fakta-fakta yang ada dan tidak ada yang dibuat-buat. Namun, ia merasa bahwa fakta-fakta hukum yang ada tidak mengalir dengan baik. "Jadi ada semacam yang berubah, dibuat-buat, dan segala macam," lanjutnya. Menurut Faizal, perbedaan antara BAP dan keterangan di persidangan menjadi perhatian utama tim hukum.

Di sisi lain, Dr. Richard Lee menegaskan bahwa produk kecantikan yang menjadi barang bukti dalam perkara ini tidak dibeli dari toko resminya. "Pertanyaan saya dari kemarin sudah sangat fix bahwa saksi Samira membeli dari toko lain atau bukan toko saya yaitu dr Richard Shop dan juga dr Richard Lee Shop. Itu sudah fix, bukan beli di toko saya," jelas Dr. Richard.

Pentingnya Konsistensi Keterangan

Dr. Richard menekankan bahwa fakta mengenai asal-usul produk tersebut sangat penting karena berkaitan dengan inti perkara yang sedang dihadapinya. Ia mempertanyakan tentang pembelian produk yang diklaim dilakukan melalui pihak lain, bukan melalui saluran resmi miliknya. Faizal kembali menegaskan bahwa timnya menemukan keterangan yang dinilai tidak konsisten saat dibandingkan dengan BAP. "Kayak tadi contohnya apakah benar apa namanya tahu, karena di BAP-nya tahu, tapi di sini berubah. Jadi kami hanya di dari BAP sini saja, tidak ada hal-hal baru atau hal-hal yang kami rekayasa atau tidak," ungkap Faizal.

Dengan temuan tersebut, tim kuasa hukum Dr. Richard Lee menyatakan akan terus menguji keterangan para saksi dalam persidangan. Mereka berpendapat bahwa kesesuaian antara keterangan di BAP dan fakta yang disampaikan di hadapan majelis hakim merupakan bagian penting dalam mengungkap perkara ini.

Artikel Terkait