Ekonomi

Taiwan Menjadi Pilihan Utama Pekerja Migran Indonesia, Simak Cara Kelola Keuangan yang Efektif

Taiwan kini menjadi negara yang paling diminati oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI), sehingga pengelolaan keuangan yang baik menjadi sangat penting bagi mereka yang bekerja di sana.

J
Jarot Kusna
24 August 2026 17 pembaca
Arif Hulwan
Arif Hulwan

Jakarta — Taiwan telah menjadi negara tujuan utama bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Bagi ribuan WNI yang bekerja di Pulau Formosa, pengelolaan keuangan yang efektif sangatlah penting. Data dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menunjukkan bahwa terdapat 153.049 PMI yang ditempatkan di berbagai negara pada Semester I 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 48.558 PMI atau 32% di antaranya berada di Taiwan, diikuti oleh Malaysia dengan 45.067 PMI dan Jepang dengan 14.888 PMI.

Angka tersebut mencerminkan besarnya komunitas PMI di Taiwan yang tidak hanya memerlukan akses pekerjaan, tetapi juga layanan yang dapat mendukung kebutuhan mereka selama bekerja di luar negeri. Bagi PMI, bekerja di luar negeri tidak menghentikan kewajiban mereka terhadap keluarga di Tanah Air. Sebagian dari penghasilan yang diperoleh biasanya dikirimkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari biaya hidup sehari-hari, pendidikan anak, hingga kebutuhan rutin lainnya.

Kebutuhan Finansial yang Beragam

Namun, aktivitas keuangan PMI tidak hanya sebatas mengirim uang. Kebutuhan mereka telah berkembang dari sekadar remitansi menjadi pengelolaan keuangan yang lebih kompleks. Mereka juga perlu membayar tagihan, mengisi pulsa atau data, memeriksa saldo, dan menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan serta rencana setelah masa kerja di Taiwan berakhir.

Oleh karena itu, akses terhadap layanan perbankan digital menjadi semakin penting, karena berbagai kebutuhan dapat dipenuhi dari negara tempat PMI bekerja tanpa harus bergantung pada layanan yang berbeda untuk setiap transaksi. Hal ini menjadi salah satu alasan di balik peluncuran BRImo Taiwan oleh BRI melalui Kantor Cabang Taipei pada Maret 2026. Layanan digital ini dirancang untuk mempermudah WNI di Taiwan dalam mengakses layanan perbankan.

Manfaat BRImo bagi PMI

Kehadiran BRImo memungkinkan PMI untuk mengelola kebutuhan finansial mereka melalui aplikasi yang telah dikembangkan oleh BRI. Aplikasi ini menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi lintas negara. Dengan adanya layanan ini, PMI tidak perlu lagi berpindah-pindah layanan untuk mengelola keuangan yang tetap terhubung dengan Indonesia.

Ekosistem ini menjadi bagian dari upaya PMI untuk mengelola penghasilan secara lebih terencana, sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga di Tanah Air. Pengelolaan penghasilan menjadi semakin penting ketika tujuan PMI tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat ini. Sebagian dari penghasilan dapat disiapkan untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang, seperti membangun tabungan, mempersiapkan kepulangan ke Indonesia, atau merencanakan kehidupan setelah masa kerja di luar negeri berakhir.

Dengan pendekatan ini, aktivitas finansial PMI dapat bertransformasi dari sekadar “berapa yang bisa dikirim bulan ini” menjadi “bagaimana cara mengelola penghasilan untuk kebutuhan saat ini dan masa depan”. Seiring dengan meningkatnya penggunaan layanan digital, perlindungan data dan transaksi juga menjadi aspek penting dalam pengalaman perbankan.

Dalam menggunakan BRImo, nasabah diharapkan menjaga kerahasiaan user ID, kata sandi, dan PIN, serta rutin memeriksa mutasi rekening. BRI juga menyediakan notifikasi transaksi agar nasabah dapat mengetahui aktivitas pada rekening mereka. Melalui BRImo Taiwan, BRI berupaya menghadirkan akses layanan perbankan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari WNI di Taiwan, sehingga jarak geografis tidak menjadi penghalang untuk mengelola kebutuhan finansial di Tanah Air.

Gunakan BRImo Taiwan untuk mengelola keuangan dan tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air. Informasi lebih lanjut mengenai BRImo Taiwan dapat ditemukan di laman bbri.id/brimotaiwan dan akun Instagram @bri_taipeibranch.

Artikel Terkait