Ekonomi

--- Tangerang Selatan Pimpin Daftar Wilayah dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia ---

--- Pagi ini, Tangerang Selatan menjadi wilayah dengan polusi udara tertinggi di Indonesia, dengan indeks kualitas udara yang mengkhawatirkan. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rua...

A
Adhe Dharma
13 August 2026 16 pembaca
Ajeng Dwita Ayuningtyas
Ajeng Dwita Ayuningtyas
---TITLEEXCERPT--- Pagi ini, Tangerang Selatan menjadi wilayah dengan polusi udara tertinggi di Indonesia, dengan indeks kualitas udara yang mengkhawatirkan. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. ---CONTENT---

Pada pagi hari ini, Kamis (13/8), Tangerang Selatan (Tangsel) mencatatkan diri sebagai daerah dengan tingkat polusi udara terburuk di Indonesia. Berdasarkan pengamatan dari situs IQAir pada pukul 07.25 WIB, angka Indeks Kualitas Udara (AQI) di Tangsel dan beberapa wilayah lainnya mencapai lebih dari 150, yang berarti kualitas udaranya masuk dalam kategori tidak sehat.

Dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru, berisiko mengalami dampak negatif terhadap kesehatan. IQAir merekomendasikan agar masyarakat menghindari aktivitas di luar ruangan pada saat seperti ini. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah beberapa kali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker, terutama di area dengan tingkat pencemaran yang tinggi.

Daftar Lima Wilayah dengan Kualitas Udara Terburuk

Berikut adalah lima wilayah di Indonesia yang memiliki kualitas udara paling buruk pagi ini:

Sementara itu, Badung di Bali tercatat sebagai wilayah dengan kualitas udara paling baik, meskipun masih berada dalam kategori sedang dengan angka AQI 55. Semarang, Jawa Tengah, menempati posisi kedua dengan AQI 73, juga dalam kategori yang sama.

Kualitas Udara Global dan Indeks AQI

Dalam skala global, Auckland di Selandia Baru tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terbaik dengan AQI 6, diikuti oleh Dakar, Senegal dengan AQI 11, dan Sydney, Australia dengan AQI 13, semuanya masuk dalam kategori baik. Sebaliknya, beberapa kota besar di dunia, termasuk Jakarta, memiliki kualitas udara terburuk secara global.

Indeks AQI mengukur konsentrasi polutan udara dan menunjukkan kategori kualitas udara. Indeks ini mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah. Angka AQI pada suatu waktu ditentukan oleh polutan yang paling berisiko dengan nilai AQI tertinggi. Rentang AQI berkisar dari 0 hingga 500, dengan enam kategori yang berbeda.

Kategori baik memiliki rentang AQI 0-50, kategori sedang 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang 101-150. Sementara itu, kategori tidak sehat memiliki rentang AQI 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500. Kualitas udara yang sangat tidak sehat dapat membahayakan kesehatan sejumlah segmen populasi yang terpapar, sedangkan kualitas udara yang berbahaya dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius.

Artikel Terkait