Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan bahwa produk domestik bruto (PDB) per kapita Vietnam akan melebihi Indonesia pada tahun 2026. Pertumbuhan ekonomi Vietnam diproyeksikan mencapai 8,4% untuk tahun ini, jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang hanya diperkirakan tumbuh sebesar 5,1%.
Menurut proyeksi IMF, PDB per kapita Vietnam akan mencapai US$ 5.269, atau sekitar Rp 94,84 juta, dengan asumsi nilai tukar Rp 18.000 per dolar AS. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 8,9% dibandingkan estimasi tahun lalu dan hampir dua kali lipat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Sementara itu, PDB per kapita Indonesia diperkirakan mencapai US$ 5.153, atau sekitar Rp 92,75 juta, dengan kenaikan yang hanya sebesar 1,5% dari estimasi tahun ini.
Pertumbuhan Ekonomi Vietnam yang Pesat
Berdasarkan data dari Kantor Statistik Nasional, pertumbuhan PDB Vietnam tercatat sebesar 9,95% pada kuartal ketiga dan 9,01% selama sembilan bulan pertama tahun ini. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya berkisar di angka 5%.
Menurut laporan dari media pemerintah Vietnam, Baochinhphu.vn, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,02% dan memberikan kontribusi 5,35% terhadap peningkatan total nilai tambah ekonomi untuk periode Januari hingga September 2026. Sektor industri dan konstruksi mengalami pertumbuhan sebesar 11,21% dengan kontribusi 49,62%, sedangkan sektor jasa tumbuh 8,96% dengan kontribusi 45,03%.
Investasi Asing yang Meningkat
Indeks Produksi Industri (IIP) pada kuartal ketiga diperkirakan meningkat sebesar 14,8% secara tahunan, dengan IIP selama sembilan bulan pertama tahun 2026 tumbuh 12,3% secara tahunan. Selama periode tersebut, lebih dari 223.900 perusahaan di Vietnam terdaftar sebagai pendirian baru atau kembali beroperasi, meskipun angka ini mengalami penurunan sebesar 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rata-rata, sekitar 24.900 perusahaan baru memasuki pasar setiap bulan, sementara 172.000 perusahaan keluar dari pasar, menurun 1,7% secara tahunan.
Hingga 30 September 2026, total investasi asing yang terdaftar di Vietnam—yang mencakup modal baru, penyesuaian modal, serta kontribusi modal dan pembelian saham oleh investor asing—mencapai US$ 50,36 miliar, meningkat 76,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi penanaman modal asing (PMA) selama periode tersebut diperkirakan mencapai US$ 21,07 miliar, meningkat 12,1%, yang merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.