Ekonomi

Vietnam Diprediksi Salip Indonesia dalam PDB per Kapita pada 2026

IMF memperkirakan bahwa PDB per kapita Vietnam akan melampaui Indonesia pada tahun 2026, dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

A
Adhe Dharma
30 October 2026 12 pembaca
Agustiyanti
Agustiyanti

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan bahwa produk domestik bruto (PDB) per kapita Vietnam akan melebihi Indonesia pada tahun 2026. Pertumbuhan ekonomi Vietnam diproyeksikan mencapai 8,4% untuk tahun ini, jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang hanya diperkirakan tumbuh sebesar 5,1%.

Menurut proyeksi IMF, PDB per kapita Vietnam akan mencapai US$ 5.269, atau sekitar Rp 94,84 juta, dengan asumsi nilai tukar Rp 18.000 per dolar AS. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 8,9% dibandingkan estimasi tahun lalu dan hampir dua kali lipat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Sementara itu, PDB per kapita Indonesia diperkirakan mencapai US$ 5.153, atau sekitar Rp 92,75 juta, dengan kenaikan yang hanya sebesar 1,5% dari estimasi tahun ini.

Pertumbuhan Ekonomi Vietnam yang Pesat

Berdasarkan data dari Kantor Statistik Nasional, pertumbuhan PDB Vietnam tercatat sebesar 9,95% pada kuartal ketiga dan 9,01% selama sembilan bulan pertama tahun ini. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya berkisar di angka 5%.

Menurut laporan dari media pemerintah Vietnam, Baochinhphu.vn, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,02% dan memberikan kontribusi 5,35% terhadap peningkatan total nilai tambah ekonomi untuk periode Januari hingga September 2026. Sektor industri dan konstruksi mengalami pertumbuhan sebesar 11,21% dengan kontribusi 49,62%, sedangkan sektor jasa tumbuh 8,96% dengan kontribusi 45,03%.

Investasi Asing yang Meningkat

Indeks Produksi Industri (IIP) pada kuartal ketiga diperkirakan meningkat sebesar 14,8% secara tahunan, dengan IIP selama sembilan bulan pertama tahun 2026 tumbuh 12,3% secara tahunan. Selama periode tersebut, lebih dari 223.900 perusahaan di Vietnam terdaftar sebagai pendirian baru atau kembali beroperasi, meskipun angka ini mengalami penurunan sebesar 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rata-rata, sekitar 24.900 perusahaan baru memasuki pasar setiap bulan, sementara 172.000 perusahaan keluar dari pasar, menurun 1,7% secara tahunan.

Hingga 30 September 2026, total investasi asing yang terdaftar di Vietnam—yang mencakup modal baru, penyesuaian modal, serta kontribusi modal dan pembelian saham oleh investor asing—mencapai US$ 50,36 miliar, meningkat 76,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi penanaman modal asing (PMA) selama periode tersebut diperkirakan mencapai US$ 21,07 miliar, meningkat 12,1%, yang merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Artikel Terkait