Hiburan

Calvin Dores Melangkah Maju dengan Lagu "Sampai Kapankah" yang Menandai Kebangkitan Pribadi

Calvin Dores meluncurkan single terbarunya berjudul "Sampai Kapankah" pada 17 Agustus 2026, yang menggambarkan perasaan terjebak dalam ketidakpastian cinta. Lagu ini menjadi simbol kebangkitannya dari...

A
Agus Wigati
17 August 2026 23 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Calvin Dores merilis lagu "Sampai Kapankah" di momen HUT RI ke-81. [Instagram]
Calvin Dores merilis lagu "Sampai Kapankah" di momen HUT RI ke-81. [Instagram]

Calvin Dores merilis lagu terbaru berjudul "Sampai Kapankah" melalui label Dua Suara Media pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang terjebak dalam ketidakpastian cinta dan penantian yang panjang.

Calvin, yang merupakan putra dari musisi legendaris Deddy Dores, menganggap peluncuran lagu ini sebagai momen penting dalam hidupnya. Ia melihatnya sebagai simbol "kemerdekaan" dari fase kelam yang pernah dilaluinya. Beberapa waktu yang lalu, perjalanan hidup Calvin sempat menjadi perhatian publik karena berbagai tantangan yang dihadapinya. Namun, ia percaya bahwa semua itu adalah bagian dari proses pendewasaan. Kini, bersama Dua Suara Media, ia ingin menunjukkan bahwa bakat seni yang diwarisi dari ayahnya tetap hidup dalam dirinya.

Refleksi Perasaan dan Harapan

"Sampai Kapankah" bukan hanya sekadar lagu, tetapi juga mencerminkan realitas emosional yang sering dialami banyak orang, yaitu terjebak dalam ketidakpastian cinta. Calvin menceritakan tentang seseorang yang bertahan di tengah keraguan, mempertanyakan apakah kesetiaannya akan membuahkan hasil atau justru berujung pada luka yang lebih dalam. "Saya percaya setiap orang pernah berada di fase menunggu. Menunggu kepastian, menunggu seseorang berubah, atau menunggu keberanian untuk melepaskan," ungkap Calvin saat berbincang di kantor Dua Suara Media di kawasan BSD City. Ia menambahkan, "Lagu ini adalah potret saat hati terus berharap, namun waktu seolah enggan memberi jawaban."

Menemukan Identitas Sendiri

Walaupun memiliki nama besar Dores, Calvin menekankan keinginannya untuk dikenal melalui karya-karyanya sendiri. Ia menganggap sosok almarhum Deddy Dores sebagai inspirasi yang tak pernah pudar, tetapi ia percaya bahwa kematangan dalam bermusik adalah hasil dari perjuangannya selama lebih dari sepuluh tahun di industri musik. "Saya menjadikan karya ini sebagai identitas, bukan sekadar menjual nama besar keluarga. Walaupun, tentu saja, almarhum Ayah selalu menjadi kompas saya dalam berkarya," tambahnya.

Langkah berani Calvin dalam merilis lagu ini mendapat dukungan dari Sandy Monteiro, Presiden Direktur Dua Suara Media, yang optimis bahwa lagu ini akan sukses tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Artikel Terkait