Hiburan

Dimas Seto Gelar Run for Humanity 2026 untuk Dukung Palestina dan Difabel

Dimas Seto mengadakan acara lari amal Run for Humanity 2026 di Tangerang Selatan pada 13 Desember 2026, dengan fokus pada bantuan untuk difabel dan masyarakat Palestina. Acara ini juga menandai peraya...

E
Eko Prasetyo
28 October 2026 7 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Dimas Seto menggagas acara olahraga lari bertajuk "Run for Humanity", olahraga sambil berkegiatan sosial. [Ferry Noviandi/Suara.com]
Dimas Seto menggagas acara olahraga lari bertajuk "Run for Humanity", olahraga sambil berkegiatan sosial. [Ferry Noviandi/Suara.com]

Dimas Seto kembali menggelar acara lari amal besar bertajuk Run for Humanity 2026, yang akan berlangsung di Sunburst, Tangerang Selatan, pada 13 Desember 2026. Acara ini menjadi istimewa karena merupakan edisi ke-10 sejak peluncurannya pada tahun 2023. Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh lebih dari 20 komunitas lari dari Jabodetabek dan berbagai pihak pendukung, Dimas menyatakan rasa syukurnya atas pertumbuhan dan konsistensi acara ini. Ini juga merupakan kali keempat bagi Tangerang Selatan menjadi tuan rumah.

"Sekarang lari bukan sekadar mengejar personal best (PB). Kalau sehat dan jejaring pertemanan itu sudah pasti didapat dari olahraga. Namun yang terpenting, bagaimana menjembatani hobi ini agar punya nilai kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar, hingga saudara-saudara kita di Palestina," ungkap Dimas.

Perkembangan dan Pembaruan Acara

Perkembangan acara ini terbilang pesat. Dimas mengenang bahwa Run for Humanity pertama kali diselenggarakan di Bintaro pada tahun 2023 dengan hanya 1.200 peserta. Saat ini, jumlah partisipasi telah meningkat menjadi lebih dari 10.000 pelari, seperti yang terlihat pada acara sebelumnya di Stadion Manahan, Solo.

Untuk edisi 2026, Dimas menjelaskan bahwa ada sejumlah pembaruan untuk memenuhi antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan. Dari segi kompetisi, panitia menyediakan podium penghargaan untuk menghargai pelari berprestasi, atlet muda melalui kategori pelajar, serta kategori master bagi pelari berusia di atas 40 tahun. Selain itu, acara ini tetap ramah bagi pelari pemula untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak.

Kategori Difabel dan Aksi Kemanusiaan

Sejalan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional di bulan Desember, panitia juga membuka kategori khusus bagi peserta difabel. "Kami ingin olahraga lari ini makin diminati banyak orang sebagai exercise dasar tubuh. Selain itu, berhubung Desember bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional, kami juga menyediakan kelas khusus untuk teman-teman difabel," tambahnya.

Run for Humanity 2026 tidak hanya berfokus pada penggalangan dana untuk Palestina, tetapi juga menyalurkan bantuan ke berbagai bidang, termasuk pendidikan, rumah lansia, serta tempat penampungan bagi bayi dan anak-anak yang ditelantarkan. Selain itu, acara ini juga akan mengadakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari aksi kemanusiaan yang lebih luas.

Artikel Terkait