Generasi Emas Institute menggelar diskusi bertajuk “Politik Kepemudaan dan Indonesia Emas 2045” di sebuah kafe di Jakarta Selatan pada Sabtu (25/7/2026) siang. Founder Generasi Emas Institute, Pangeran Mangkubumi, menyatakan bahwa komunitas ini berfungsi sebagai inkubator dan laboratorium perjuangan anak muda Indonesia untuk menjadi katalisator terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Pangeran Mangkubumi menjelaskan, “Generasi Emas Institute lahir dari kesadaran kolektif anak-anak muda Indonesia sebagai katalisator perubahan yang menginginkan Indonesia Emas 2045 bukan hanya sebuah tagline belaka, namun mampu terwujud dan teraktualisasi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.”
Dia menambahkan bahwa Generasi Emas Institute hadir sebagai wadah harapan baru bagi anak muda yang skeptis terhadap Indonesia Emas 2045. “Kami hadir untuk memastikan bahwa anak-anak muda Indonesia tidak boleh takut untuk bermimpi dan membayangkan Indonesia Emas di tahun 2045,” ujarnya.
Realitas dan Harapan
Dalam diskusi yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai kampus, sejumlah peserta menyampaikan ide, gagasan, harapan, dan kritik konstruktif untuk pemerintah agar visi besar di 2045 dapat terealisasi. “Ya, kami menyambut baik adanya Generasi Emas Institute. Benar bahwa masih banyak hal yang mesti dievaluasi oleh pemerintah terutama soal kebijakan strategis seperti MBG,” ungkap Adriantara, salah seorang peserta diskusi.
Dia berharap diskusi seperti ini bisa diarahkan untuk membahas aspek filosofis, moral, dan etika agar peradaban Indonesia benar-benar mencapai puncak keemasan di tahun 2045.