Hiburan

Film Horor 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' Menggali Ritual Pesugihan Jawa yang Menyeramkan

Film horor 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' menghadirkan cuplikan perdana yang menyoroti mitos ritual supranatural Jawa, dengan kisah Wulan dan ibunya yang terjebak dalam teror setelah pindah ke ruma...

A
Adhe Dharma
27 August 2026 13 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih mengangkat tema horor yang dibalut dengan kearifan lokal Jawa yang kental, siap tayang di bioskop pada 5 November 2026. [Instagram]
Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih mengangkat tema horor yang dibalut dengan kearifan lokal Jawa yang kental, siap tayang di bioskop pada 5 November 2026. [Instagram]

Film horor terbaru berjudul 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' telah merilis cuplikan perdana yang memperlihatkan atmosfer mencekam yang dipadukan dengan kearifan lokal Jawa. Film ini tidak hanya menyajikan ketakutan, tetapi juga mengajak penonton untuk menyelami sisi gelap ambisi manusia melalui mitos tentang "jalan pintas" untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 5 November 2026.

Teror di Rumah Tua

Kisah dimulai ketika Wulan (Wavi Zihan) memutuskan untuk membawa ibunya, Ratih (Ruth Marini), tinggal di sebuah rumah tua setelah mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik. Namun, harapan untuk menemukan ketenangan justru berujung pada teror yang mencekam. Wulan mulai menemukan jejak-jejak aneh dari penghuni sebelumnya, termasuk sebuah foto sosok bernama Sundari yang memiliki wajah mirip dengannya. Sejak saat itu, berbagai gangguan mulai menghantui mereka, membawa Wulan ke dalam misteri kelam yang berkaitan dengan Nyi Wengi dan Dhandhang Gendhing yang telah lama terlupakan.

Karakter Marni yang Menarik

Salah satu daya tarik dari film ini adalah karakter Marni yang diperankan oleh Taskya Namya. Berbeda dari gambaran hantu yang sering kali hanya menakut-nakuti, Marni digambarkan sebagai sosok dengan luka batin yang mendalam. Taskya mengungkapkan bahwa memerankan Marni merupakan tantangan emosional yang besar. "Marni memiliki masa lalu yang menguras emosi. Dia merasa selalu ditindas dan tidak pernah diterima oleh lingkungannya," jelasnya.

Rasa sakit dan dendam yang dialami Marni mendorongnya untuk mengambil jalan yang salah. "Dia ingin cantik, dia ingin keluarganya tidak dihina lagi. Tapi jalan yang diambilnya salah. Di balik dendamnya yang besar, sebenarnya ada hati yang sangat rapuh," tambahnya.

Inspirasi dari Mitos Jawa

Produser Zakir Rasyidin menjelaskan bahwa film ini terinspirasi dari kepercayaan yang ada di masyarakat di salah satu daerah di Jawa, yang menjadi dasar dari cerita yang diangkat dalam film. Dengan latar belakang yang kaya akan mitos dan tradisi, 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' berusaha menyajikan kisah yang tidak hanya menakutkan tetapi juga menggugah pemikiran tentang ambisi dan konsekuensinya.

Artikel Terkait