Hiburan

Film "Lobang Buaya" Siap Tayang dengan Trailer dan Poster Resmi

Film horor "Lobang Buaya" karya Hanung Bramantyo akan tayang serentak di bioskop pada 1 Oktober 2026, dengan peluncuran trailer dan poster yang menampilkan elemen kengerian.

E
Eira Orelia
28 August 2026 12 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Film "Lobang Buaya" siap tayang Oktober mendatang. (Dok: Adhya Pictures & Dapur Film)
Film "Lobang Buaya" siap tayang Oktober mendatang. (Dok: Adhya Pictures & Dapur Film)

Menjelang perilisan di bioskop pada 1 Oktober 2026, film horor terbaru yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, berjudul "Lobang Buaya", telah merilis trailer resmi dan poster akhir. Dikerjakan oleh Adhya Pictures dan Dapur Film, film ini mengangkat tema misteri pembunuhan berantai yang terjadi di Indonesia pada tahun 1964. Karya ini menjadi sarana bagi Hanung Bramantyo untuk mengeksplorasi rasa "horor" kolektif yang sering dirasakan oleh masyarakat Indonesia saat memasuki bulan September, serta memberikan kritik tajam terhadap kondisi sosial yang masih relevan hingga kini.

Visual yang ditampilkan pada poster akhir menunjukkan kengerian yang menjadi inti cerita: sebuah tangan misterius terlihat menembus punggung seorang wanita yang berlubang. Poster yang penuh teka-teki ini mencerminkan teror utama yang akan dialami oleh penonton saat menyaksikan film. Sementara itu, trailer resmi mengajak penonton untuk mengikuti penyelidikan yang dilakukan oleh Letnan Soegeng, seorang anggota militer yang ditugaskan untuk mengungkap motif di balik serangkaian pembunuhan yang terjadi setiap tanggal 30 di Desa Lobang Buaya.

Penyelidikan yang Menegangkan

Baskara Mahendra, yang memerankan karakter Soegeng, menyatakan bahwa penonton akan diajak untuk menyusun potongan petunjuk bersama karakternya. “Lewat film ini, kalian akan mengikuti setiap langkah Soegeng untuk ‘mencari dalang’ dibalik misteri pembunuhan berantai ini. Saya yakin dari setiap petunjuk yang ditemukan, setiap korban yang berjatuhan, penonton akan dibawa melalui perjalanan yang tidak hanya menegangkan dan seru, tetapi juga membuat kita bertanya, siapa yang berdosa dalam kisah ini?” ungkap Baskara Mahendra.

Refleksi Sosial Melalui Horor

Hanung Bramantyo menekankan bahwa pemilihan genre horor dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis rasa takut yang dialami masyarakat terkait ketidakadilan yang terjadi pada masa itu, yang masih berlanjut hingga saat ini. “Dari saya kecil sampai sekarang, seakan-akan ada satu topik yang dianggap tabu untuk dibicarakan. Saya berpikir kembali, perasaan apa yang kita rasakan ketika mendengar peristiwa ‘65? Jawabannya adalah horor. Saya memilih horor bukan hanya karena ingin membuat penonton merasakan ketakutan yang ada di dalam cerita, tetapi juga horor yang kita rasakan dari persoalan kekuasaan, korupsi, dan bagaimana manusia bisa saling menindas,” jelas Hanung.

Setahun sebelum terjadinya peristiwa kelam pada tahun 1965, Desa Lobang Buaya diguncang oleh teror pembunuhan berantai terhadap para tokoh desa. Korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan dengan punggung berlubang serta terdapat sayatan kata-kata sindiran di tubuh mereka, seperti Tamak, Lamis, dan Maruk. Ketika rumor mengenai "Hantu Bolong" mulai menyebar dan ketegangan sosial meningkat, Letnan Soegeng (Baskara Mahendra) ditugaskan untuk menyelidiki siapa yang berada di balik pembantaian tersebut. Namun, teror tidak berhenti di situ. Istri baru Soegeng, Arum Wangi (Carissa Perusset), mulai dihantui oleh arwah seorang perempuan yang menuntut agar bagian tubuhnya dikembalikan. Panggilan arwah yang menyebut Arum sebagai Ronggeng mengungkap bahwa kekacauan di desa dan di rumahnya bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari ritual gelap yang berbahaya yang dirancang untuk mengubah arah sejarah.

Film "Lobang Buaya" dibintangi oleh Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Iskak Khivano, Anya Zen, dan aktor senior Mathias Muchus. Film ini dijadwalkan untuk tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Informasi terbaru mengenai penjualan tiket dan materi promosi dapat diakses melalui media sosial resmi @filmlobangbuaya, @adhyapictures, dan @dapurfilm.

Artikel Terkait