Hiburan

Inul Daratista Tegaskan Penolakan Terhadap Tawaran Politik

Inul Daratista menolak tawaran untuk terjun ke dunia politik, mengkritik gaya hidup mewah pejabat yang mengabaikan rakyat. Ia lebih memilih untuk tetap menjadi "wong cilik" dan merasa tidak memiliki k...

I
Indriani Atmaja
27 August 2026 14 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Inul Daratista mengaku tak pernah tertarik terjun ke dunia politik. [Instagram]
Inul Daratista mengaku tak pernah tertarik terjun ke dunia politik. [Instagram]

Penyanyi dangdut Inul Daratista dengan tegas menolak berbagai tawaran yang menggiurkan untuk memasuki dunia politik. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Inul mengungkapkan kritiknya terhadap perilaku mewah sejumlah pejabat yang dinilai tidak mempedulikan kepentingan masyarakat. Ia juga memberikan dukungan kepada para demonstran yang berunjuk rasa di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Inul, yang dikenal dengan gaya "Goyang Ngebor", menjelaskan bahwa ia sering kali ditawari untuk bergabung dengan partai politik, termasuk posisi di parlemen dan jabatan kepala daerah. Ia mengaku bahwa tawaran tersebut dilengkapi dengan janji fasilitas mewah, dukungan penuh, serta bimbingan yang menjanjikan. "Dari dulu memang enggak tertarik dirayu masuk parlemen. Dirayu akan di-back up dari belakang, dimentorin biar pinter, gaji dan pajak bebas, fasilitas lengkap, tunjangan meningkat, dijamin semua pokoknya," tulisnya dalam unggahan tersebut.

Ketidaknyamanan dalam Dunia Politik

Meski tawaran tersebut tampak menarik, Inul tetap pada pendiriannya untuk tidak terjun ke politik. Ia merasa lebih nyaman sebagai "wong cilik" dan menganggap bahwa dirinya tidak memiliki pendidikan yang memadai untuk menjadi seorang pejabat. Ia juga menyatakan kekhawatirannya terhadap dinamika politik yang sering kali kejam. "Aku enggak tergiur jabatan sebab aku tetep di posisi wong cilik, takut jadi umpan politik dan makanan empuk tumbal keadaan dan kondisi saat rawan. Sekolahku aja ga pinter, cukuplah jadi warga yang baik saja," ungkapnya.

Kritik Terhadap Pejabat dan Gaya Hidup Mewah

Inul juga membagikan pengalaman menarik tentang seorang rekan artis yang pernah memperingatkannya untuk menjauhi politik karena dianggap berbahaya, namun rekan tersebut akhirnya bergabung dengan partai politik setelah pemilihan presiden. Selain itu, Inul melontarkan kritik tajam terhadap pejabat yang dinilai tidak bekerja untuk rakyat. Ia menyoroti gaya hidup mewah para pejabat yang tidak sebanding dengan kualitas kerja mereka. "Kepentingan rakyat adalah nomor satu. Jika yang terjadi darah dan air mata, yang gayanya menter flexing-nya enggak main-main, pintarnya di bawah rata-rata, menangnya karena amplopan duit dan menjilat yang di atas," sindir Inul.

Artikel Terkait