Upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang berlangsung di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 17 Agustus 2026, mengalami momen tegang ketika gempa bumi mengguncang wilayah tersebut. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, bertindak sebagai inspektur upacara dalam acara tersebut, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Ende, Yosef Benediktus, dan Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu.
Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07.46 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,8. Pusat gempa terletak sekitar 39 kilometer barat laut Ende, dengan kedalaman 10 kilometer dan koordinat 8,38 Lintang Selatan serta 121,52 Bujur Timur. BMKG juga menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Kepanikan di Lokasi Upacara
Guncangan yang terjadi membuat suasana upacara menjadi tegang. Peserta upacara dilaporkan berhamburan untuk mencari tempat aman ketika merasakan gempa susulan. Meskipun kepanikan sempat melanda, rangkaian upacara tidak dibatalkan. Setelah situasi dianggap lebih aman, para peserta kembali mengikuti prosesi peringatan kemerdekaan dengan tertib.
Peserta Upacara dan Peringatan BMKG
Pelaksanaan upacara tahun ini dihadiri oleh peserta yang terbatas, terdiri dari unsur aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta perwakilan warga binaan dari Lapas Ende. BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Peringatan tersebut disampaikan setelah gempa utama mengguncang wilayah Ende pada pagi hari. Meskipun tidak ada potensi tsunami, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik jika merasakan getaran kembali.