Aktivis kanan, Jake Lang, mengadakan demonstrasi di depan Minneapolis City Hall pada 22 Agustus 2026. Aksi ini berujung pada kericuhan ketika kendaraan yang membawa kelompok Lang melaju di trotoar, memicu bentrokan fisik dengan para penentang.
Pada hari Sabtu tersebut, Lang yang dikenal sebagai provokator sayap kanan dan terlibat dalam kerusuhan 6 Januari, mengklaim akan mengadakan aksi bertajuk demonstrasi Kebebasan Berbicara. Namun, ia dan kelompoknya dihadapkan pada lebih dari 100 pengunjuk rasa yang melakukan demonstrasi tandingan. Menurut laporan yang beredar, hanya sekitar 12 orang yang hadir dalam aksi Lang.
Kericuhan Pecah di Lokasi Aksi
Lang dan enam orang lainnya, termasuk aktivis Jayden Scott, terlihat di lokasi ketika kericuhan mulai terjadi. Dua kendaraan yang membawa kelompok Lang melaju di trotoar, dan massa demonstran segera mengerumuni kendaraan tersebut. Kepala Sementara Kepolisian Minneapolis, Bill Peterson, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut bergerak sangat pelan saat melewati kerumunan sebelum terjadi konfrontasi.
“Segera setelah itu, terjadi konfrontasi antara anggota kerumunan dan orang-orang yang berada di kedua kendaraan. Zat kimia yang diyakini sebagai mace digunakan oleh individu dari kedua pihak,” ungkap Peterson dalam konferensi pers.
Intervensi Polisi dan Penangkapan
Salah satu insiden yang mencolok adalah ketika seorang pria berpakaian kostum Spiderman melompat ke arah Lang dan menyerangnya dengan serangkaian pukulan. Pria tersebut juga dilaporkan menggunakan semprotan yang diduga mace terhadap kerumunan. Kepolisian Minneapolis kemudian memastikan bahwa pria tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan pihak kepolisian.
Lang akhirnya ditangkap setelah kendaraan yang ditumpanginya dihentikan, dan sejumlah orang lain yang terlibat dalam kericuhan juga ditangkap. Secara keseluruhan, empat orang dari luar kelompok Lang turut ditangkap di sekitar City Hall, meskipun identitas mereka belum diungkap oleh pihak kepolisian. Penanganan polisi terhadap kelompok Lang memicu kemarahan dari massa yang melakukan demonstrasi tandingan.