Ekonomi

Kerja Sama IDEA, Binawan, dan Vokati Perluas Penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri

PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) menjalin kemitraan dengan PT Binawan Inti Utama dan PT Vokati Teknologi Indonesia untuk meningkatkan akses penempatan tenaga kerja ke pasar internasional.

E
Eira Orelia
15 June 2026 1 pembaca
Kerja Sama IDEA, Binawan, dan Vokati Perluas Penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri
IDEA Gandeng Binawan dan Vokati Perluas Penempatan Tenaga Kerja ke Luar Negeri

PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) telah melakukan kerja sama dengan PT Binawan Inti Utama dan PT Vokati Teknologi Indonesia untuk memperluas peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di pasar global. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) menandai kolaborasi ini, yang mencakup program penempatan pekerja migran di sektor perhotelan, penempatan tenaga kerja lintas sektor, serta penunjukan IDEA sebagai perwakilan rekrutmen Binawan di wilayah Sumatera.

Kebutuhan Tenaga Kerja yang Tinggi

Fariz Amry, Direktur Komersial Binawan, menyatakan bahwa saat ini terdapat kebutuhan lebih dari 10.000 tenaga kerja Indonesia di berbagai sektor dari sejumlah negara tujuan, termasuk perhotelan, manufaktur, layanan kesehatan, dan sektor teknis. “Permintaan tenaga kerja Indonesia saat ini sangat tinggi. Dari jaringan dan mitra kami di berbagai negara, terdapat kebutuhan lebih dari 10.000 tenaga kerja untuk sektor hospitality, manufaktur, layanan kesehatan, hingga sektor-sektor teknis lainnya,” ungkap Fariz.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan tersebut berasal dari negara-negara seperti Jepang, Jerman, Australia, dan beberapa negara di Eropa Timur. Dalam kerja sama ini, IDEA akan berperan dalam mendukung proses rekrutmen dan persiapan kandidat, khususnya di wilayah Sumatera, sedangkan Vokati akan memberikan dukungan teknologi untuk proses rekrutmen dan pemantauan tenaga kerja.

Harapan untuk Memperluas Jangkauan

Danu Samsi Purnomosidho, Direktur Operasional Binawan, berharap kerja sama ini dapat memperluas jangkauan pencarian tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar internasional. “Kami melihat IDEA sebagai institusi yang memiliki pengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia serta jaringan yang kuat di berbagai daerah,” kata Danu.

Sementara itu, Eko Desriyanto, Direktur Utama IDEA, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas akses tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja luar negeri. “IDEA siap menerima amanah dan menjaga kepercayaan yang diberikan melalui kerja sama ini,” ujar Eko. Melalui kolaborasi ini, ketiga perusahaan akan mengintegrasikan proses rekrutmen, pelatihan, penempatan, dan pemantauan tenaga kerja untuk mendukung kebutuhan pasar kerja global.

Kinerja Saham dan Pembagian Dividen

Di sisi lain, pergerakan saham IDEA masih mengalami tekanan. Data perdagangan menunjukkan bahwa harga saham perusahaan mengalami koreksi sebesar 31,58 persen secara year to date (Ytd) ke level 65. Meskipun demikian, emiten ini tetap memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pembagian dividen. Perusahaan dijadwalkan untuk membagikan dividen sebesar Rp0,5 per lembar saham, dengan cum date untuk dividen tersebut jatuh pada hari ini, 15 Juni 2026, dan tanggal pembayaran yang direncanakan pada 9 Juli 2026.

Artikel Terkait