Film Bapakmu Kiper yang disutradarai oleh Ody Harahap dijadwalkan untuk tayang di seluruh bioskop pada 3 September 2026. Dalam persiapan film ini, seluruh pemeran diwajibkan mengikuti latihan sepak bola intensif sebelum proses syuting dimulai, agar setiap adegan dapat terlihat lebih alami.
Ody menjelaskan bahwa para pemeran telah menyetujui syarat ini bahkan sebelum kontrak ditandatangani. "Dipaksa, karena memang hanya beberapa yang bisa main bola kayak Augie, Vidi, dia memang geng tarkaman justru malah," ungkap Ody saat acara peluncuran poster dan trailer film di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/7/2026). Ia menambahkan bahwa sebagian besar pemeran hanya memiliki pengalaman bermain bola yang terbatas. "Ya sudah diingetin lagi, paksa. Kayak Fedi, paksa latihan jadi kiper, gimana nangkepnya, segala macam," lanjut Ody.
Tantangan Fisik Selama Proses Produksi
Latihan yang dilakukan bertujuan agar saat syuting, setiap adegan dapat tampil dengan natural. Tanta Ginting, salah satu pemeran, mengaku mengalami kram kaki saat syuting salah satu adegan bermain bola. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya ia tidak pernah bermain sepak bola, sehingga mengalami kesulitan. "Ada kramnya, ada juga encok di bagian bokong belakang itu gue baru tahu kalau bisa encok juga di situ. Udah itu mah, udah stretching, tapi emang badannya kurang aja," ujar Tanta.
Ia juga menceritakan beberapa kejadian lucu yang terjadi selama latihan, seperti saat ia tidak dapat menendang bola dengan baik. "Jadi otak ama kaki enggak sinkron, gue baru tahu itu. Karena pas gue nendang bola, yang gue tendang tanah sebelumnya," kata Tanta.
Pembelajaran dari Pengalaman Syuting
Fedi Nuril, yang berperan sebagai Warto, juga berbagi pengalaman selama syuting. Ia menyatakan bahwa banyak pelajaran berharga yang didapatkan. "Kembali lagi tadi ke maskulinitas, sportivitas, bagaimana kita membentuk atau menilai bahwa betapa pentingnya untuk bisa main dengan jujur," jelas Fedi. Ia menambahkan, "Karena ketika kita menang dengan cara jujur, kita bener-bener akan bangga. Kalaupun kita kalah, mungkin menyakitkan, tapi nurani kita bisa tetap menang."
Fedi juga mengungkapkan bahwa ia menjalani latihan menjaga gawang selama dua minggu sebelum syuting dimulai, untuk mempersiapkan diri dalam perannya.