Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memberikan kesempatan karier bagi masyarakat yang ingin berkontribusi di sektor pendidikan tinggi. Kampus yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah ini resmi membuka rekrutmen dosen tetap dan tenaga kependidikan (tendik) tetap untuk tahun 2026.
Informasi mengenai pembukaan lowongan kerja ini diumumkan melalui akun resmi Badan Sumber Daya Manusia (BSDM) UAD. Kesempatan ini terbuka bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi akademik dan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.
Kategori dan Formasi yang Tersedia
Pada rekrutmen kali ini, UAD membuka dua kategori utama, yaitu dosen tetap dan tenaga kependidikan tetap. Total formasi yang tersedia mencapai 19 posisi yang akan ditempatkan di berbagai fakultas dan unit kerja. Untuk kategori dosen tetap, kebutuhan terbesar berada di Fakultas Kedokteran dengan lima formasi, mencakup bidang Gizi Klinik, Dermato Venerologi, Rehabilitasi Medik, Neurologi, dan Obstetri serta Ginekologi (Obsgyn).
Fakultas Hukum juga membuka tiga formasi dosen tetap bagi pelamar yang memiliki latar belakang keilmuan hukum sesuai kebutuhan program studi. Sementara itu, untuk kategori tenaga kependidikan, UAD membuka sejumlah posisi strategis, termasuk Administrasi K3, System Administrator, Administrasi Perkantoran Umum, dan Administrasi Perkantoran Kerja Sama Internasional.
Persyaratan dan Ketentuan Pendaftaran
Pelamar dosen wajib berstatus Warga Negara Indonesia, memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM), serta pendidikan minimal Magister (S2) dari perguruan tinggi dengan akreditasi A atau Unggul. Selain itu, pelamar harus memiliki IPK minimal 3,50 dan bidang ilmu yang sesuai dengan formasi yang dilamar. Untuk formasi dosen Hukum, batas usia maksimal ditetapkan 35 tahun per 3 September 2026, sedangkan untuk dosen Kedokteran, usia maksimal yang diperbolehkan adalah 45 tahun.
Calon dosen juga diwajibkan sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, tidak terikat sebagai pegawai di instansi lain, serta tidak memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). Bagi pelamar tenaga kependidikan, syarat pendidikan minimal adalah Diploma 4 (D4) atau Sarjana (S1) dengan batas usia maksimal 27 tahun per 3 September 2026 dan IPK minimal 3,25.
Dokumen dan Proses Pendaftaran
Calon tendik diharapkan memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan menguasai aplikasi perkantoran. Kemampuan berbahasa asing, khususnya salah satu bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menjadi nilai tambah. UAD juga memberikan prioritas bagi pelamar yang memiliki pengalaman kerja di lingkungan universitas tersebut.
Seluruh pelamar diwajibkan melampirkan dokumen pendukung seperti KTP, curriculum vitae (CV), surat lamaran yang ditujukan kepada Rektor UAD, serta dokumen kesehatan yang masih berlaku. Pihak kampus menegaskan bahwa pelamar tidak boleh menjadi pengurus partai politik atau organisasi yang berafiliasi dengan partai politik, dan tidak memiliki catatan pidana dengan ancaman hukuman minimal dua tahun.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal rekrutmen resmi UAD, dengan semua berkas harus diunggah sesuai ketentuan sebelum batas akhir pendaftaran. Proses pengajuan lamaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2026, sehingga pelamar disarankan untuk segera menyiapkan dokumen yang diperlukan.
Rekrutmen ini menjadi peluang menarik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin membangun karier di lingkungan akademik dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Yogyakarta.