Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan program pengembangan karier dan pendidikan lanjutan bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah. Kegiatan yang diberi nama Career Navigator dan Pathway to Scholarship ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa mengenai peluang karier di sektor perikanan serta akses ke pendidikan tinggi melalui berbagai skema beasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, di SMK Negeri 7 Maluku Tengah, Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, dan dihadiri oleh 17 siswa kelas III.
Program Berdasarkan Kebutuhan Siswa
Program ini dirancang setelah mahasiswa KKN-PPM UGM melakukan observasi terhadap kondisi di sekolah. SMK Negeri 7 Maluku Tengah adalah satu-satunya sekolah kejuruan di daerah tersebut yang fokus pada bidang perikanan, namun mengalami keterbatasan dalam tenaga pengajar yang memiliki kompetensi khusus. Hal ini berpengaruh pada minimnya informasi yang diterima siswa mengenai prospek kerja dan jalur karier di sektor perikanan. Selain itu, pengetahuan tentang peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga masih sangat terbatas.
Hasil observasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa hanya menargetkan jalur kedinasan, seperti bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebagai pilihan masa depan mereka. Dalam draf motivation letter yang mereka buat selama pelatihan, beberapa siswa bahkan menuliskan bahwa mereka akan menganggur selama dua tahun jika tidak lolos seleksi kedinasan sebelum mencoba kembali. Temuan ini menjadi dasar bagi mahasiswa KKN-PPM UGM untuk menyusun program yang tidak hanya mengenalkan dunia kerja, tetapi juga membuka wawasan mengenai berbagai alternatif pendidikan tinggi.
Pengenalan Peluang Karier dan Beasiswa
Sesi pertama yang bertajuk Career Navigator menghadirkan Naomi Paramita Nainggolan, mahasiswa UGM dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, sebagai pemateri. Dalam sesi ini, ia membahas berbagai prospek karier yang ada di sektor perikanan dan kelautan, mencakup industri, kewirausahaan, hingga jalur akademik. Kehadiran pemateri dengan latar belakang keilmuan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah menjadi solusi atas keterbatasan tenaga pengajar spesialis perikanan.
Melalui sesi ini, siswa diperkenalkan dengan fakta bahwa lulusan SMK Perikanan memiliki peluang karier yang sangat luas, tidak hanya terbatas pada satu profesi tertentu. Pada sesi selanjutnya, mahasiswa Program Studi Hukum UGM, Adi Suryadinata, memberikan materi tentang Pathway to Scholarship. Sesi ini memperkenalkan berbagai pilihan beasiswa yang dapat diakses oleh lulusan SMK, baik yang disediakan oleh pemerintah maupun perguruan tinggi.
Peserta juga mendapatkan pelatihan dalam penyusunan motivation letter dan essay yang sering digunakan dalam proses seleksi beasiswa. Mahasiswa KKN-PPM UGM mendampingi siswa secara langsung dalam menyusun motivation letter, serta memberikan masukan agar tulisan mereka sesuai dengan kaidah penulisan yang baik.
Respon Positif dari Sekolah
Program ini dirancang dengan pendekatan aplikatif, menggabungkan materi karier dengan pelatihan penulisan dokumen pendukung beasiswa dalam satu rangkaian kegiatan. Seluruh materi disusun berdasarkan hasil identifikasi permasalahan di lapangan, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan siswa dengan lebih baik. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada tiga siswa dengan hasil motivation letter terbaik, yang masing-masing menerima hadiah berupa tas sebagai penghargaan atas kesungguhan mereka dalam mengikuti pelatihan.
Pihak SMK Negeri 7 Maluku Tengah menyambut baik kegiatan ini. Para guru menilai bahwa program yang dibawa oleh mahasiswa KKN-PPM UGM sangat relevan dengan kebutuhan sekolah, terutama dalam memberikan pendampingan karier di bidang perikanan yang selama ini masih terbatas. Melalui program Career Navigator dan Pathway to Scholarship, mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Berseri Seram 2026 berharap siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah dapat memiliki pemahaman yang lebih luas tentang prospek karier di sektor perikanan dan semakin percaya diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui berbagai peluang beasiswa yang tersedia.