Masrupah Syarifuddin merayakan ulang tahun yang ke-58 pada Jumat, 28 Agustus 2026, di sebuah restoran di Banjarmasin dengan tema seragam SMA. Acara ini menjadi perhatian publik dan mendapat kritik dari warganet karena diadakan di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang melanda beberapa daerah di Kalimantan Selatan.
Sebelum perayaan, Masrupah mengunjungi Posko Karhutla Guntung Damar di Banjarbaru untuk memberikan bantuan makanan kepada para relawan yang bekerja menangani kebakaran. Meskipun ia berusaha menunjukkan kepedulian terhadap situasi darurat tersebut, banyak warganet yang mempertanyakan etika dari perayaan yang berlangsung di saat masyarakat sedang menghadapi masalah serius akibat kabut asap.
Peran Masrupah dalam Organisasi Perempuan
Sebelum namanya menjadi viral karena pesta ulang tahunnya, Masrupah dikenal sebagai tokoh aktif dalam organisasi perempuan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan sejak serah terima jabatan pada Januari 2025.
Dalam perannya, Masrupah menekankan pentingnya DWP untuk memiliki program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia pernah menyampaikan bahwa aktivitas organisasi tidak hanya terbatas pada kegiatan rutin, seperti arisan. “Bukan hanya sekadar arisan,” ujarnya dalam sebuah kegiatan DWP di Tanah Laut.
Kegiatan Sosial yang Dijalani Masrupah
Masrupah juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial bersama Tim Penggerak PKK Kalsel. Pada Maret 2025, ia berpartisipasi dalam bakti sosial di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang meliputi sunatan massal, pasar murah, dan pembagian paket sembako. Setahun kemudian, ia kembali terlibat dalam Safari Ramadan dan berbagai kegiatan sosial di Martapura.
Walaupun perayaan ulang tahunnya mendapatkan banyak kritik, Masrupah tetap dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi, berusaha memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.