Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan bahwa perpanjangan waktu pendaftaran untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA/SMK sederajat memberikan peluang yang lebih luas bagi mereka untuk mempersiapkan diri. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kemungkinan peserta untuk mencapai hasil yang optimal dan diterima di perguruan tinggi yang mereka inginkan.
Penyempurnaan Pelaksanaan TKA
Menurut Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, pelaksanaan TKA tahun ini dirancang dengan lebih baik, memberikan waktu persiapan yang lebih lama bagi peserta. Ia menjelaskan bahwa evaluasi dari penyelenggaraan TKA tahun sebelumnya menjadi dasar untuk perbaikan kebijakan yang akan diterapkan pada tahun 2026. Beberapa perubahan yang dilakukan mencakup pengaturan jadwal sehingga peserta hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib setiap harinya, penambahan waktu pengerjaan menjadi 75 menit, serta penambahan 50 mata pelajaran kejuruan yang disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing.
Selain itu, peserta yang masih memiliki data residu diperbolehkan untuk mendaftar, namun diimbau untuk segera memperbaiki data mereka.
Pengalaman Alumni Unair
Yudhistira Almayda Basunjaya, seorang alumni dari SMA Negeri 1 Surabaya, Jawa Timur, merasakan manfaat dari TKA setelah berhasil diterima di Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) dengan hasil TKA 2025 yang sangat memuaskan. Ia menyatakan, “Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang.” Yudhistira menambahkan bahwa nilai yang diperoleh dalam mata pelajaran pilihan Biologi dan Kimia memperkuat kemampuannya untuk masuk ke program studi Kedokteran. Ia merasa bahwa hasil TKA meningkatkan keyakinannya bahwa jurusan yang dipilih sesuai dengan kemampuannya.
Yudhistira juga menilai bahwa TKA tidak hanya sebagai syarat dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), tetapi juga sebagai alat untuk mengevaluasi hasil belajar selama tiga tahun di sekolah. Ia mengaku telah mempersiapkan diri jauh sebelum ujian dengan membangun kebiasaan belajar yang konsisten, memperdalam pemahaman konsep, dan rutin mengerjakan latihan soal. Persiapan tersebut didukung oleh sekolah melalui program bimbingan intensif setiap hari Sabtu yang mencakup pembahasan materi dan try out. Di samping itu, guru juga memberikan pendalaman materi untuk memperkuat pemahaman siswa.