Pendidikan

Prestasi Mengagumkan: Siswi Madrasah Aliyah Masuk Paskibraka Nasional 2026

Khalyana Zahira, siswi dari MAN 1 Lubuklinggau, berhasil terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 dan akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 RI.

A
Ananta Prana
17 August 2026 16 pembaca
Khalyana Zahira, siswi MAN 1 Lubuklinggau, berhasil menjadi Paskibraka Nasional 2026 dan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI. /Antara.
Khalyana Zahira, siswi MAN 1 Lubuklinggau, berhasil menjadi Paskibraka Nasional 2026 dan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI. /Antara.

Khalyana Zahira, seorang siswi dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lubuklinggau, Sumatera Selatan, telah mencapai prestasi luar biasa dengan menjadi anggota Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional untuk tahun 2026. Pengukuhan Khalyana sebagai anggota Paskibraka Nasional dilakukan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Jakarta pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Ia terpilih sebagai salah satu perwakilan terbaik dari Sumatera Selatan, bersama Muhammad Ikhsan Nugroho dari SMAN 17 Palembang.

Keberhasilan yang Bersejarah

Abdul Qudus, Humas Kanwil Kemenag Sumsel, menyatakan bahwa keberhasilan Khalyana merupakan catatan penting bagi MAN 1 Lubuklinggau. Ini adalah kali pertama sejak berdirinya organisasi Paskibra di madrasah tersebut, seorang siswa berhasil menembus tingkat nasional. "Capaian ini menjadi rekor bersejarah bagi MAN 1 Lubuklinggau. Untuk pertama kalinya sejak organisasi Paskibra di madrasah tersebut berdiri, seorang pelajarnya berhasil menembus panggung tertinggi pengibaran bendera pusaka di Istana Merdeka," ungkapnya di Palembang pada Minggu.

Perjalanan Menuju Puncak

Khalyana lahir di Lubuklinggau pada 2 Agustus 2010, sebagai anak kedua dari pasangan Napyadi Alex Sandi dan Mery Laduana Fitriana, yang tinggal di Desa Mandi Aur, Kabupaten Musi Rawas. Minat Khalyana terhadap seni baris-berbaris telah berkembang sejak ia masih di sekolah dasar. Ketertarikan ini terus diasah hingga ia memasuki jenjang madrasah aliyah. Perjalanan ini membawanya mengikuti seleksi ketat yang diadakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan ia berhasil lolos hingga tingkat nasional pada 22 Juni 2026.

Ibu Khalyana, Mery Laduana Fitriana, menyatakan rasa terharu dan bangga atas pencapaian putrinya. "Alhamdulillah, ini rezeki anak saya bisa lolos hingga tingkat nasional. Rasa bangga, haru, gembira, dan rindu bercampur jadi satu," ujarnya. Khalyana telah menjalani karantina di Jakarta sejak 14 Juli 2026, di mana ia harus mengikuti berbagai persiapan tanpa bertemu keluarganya. Kini, kedua orang tuanya telah berada di Jakarta untuk memberikan dukungan dan menyaksikan putrinya melaksanakan tugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Kepala MAN 1 Lubuklinggau, Hedi Herdiana, menyambut dengan penuh syukur keberhasilan Khalyana. Ia menilai pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga dapat memotivasi siswa lainnya. Hedi berharap keberhasilan Khalyana bisa menjadi inspirasi bagi seluruh siswa madrasah untuk berani mengejar prestasi dan mewujudkan impian mereka hingga ke tingkat nasional. Bagi MAN 1 Lubuklinggau, pencapaian Khalyana membuktikan bahwa siswa madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di kancah nasional. Perjalanan Khalyana menunjukkan bahwa ketekunan dalam mengasah kemampuan sejak dini dapat membuka peluang untuk menjalankan tugas penting dalam peringatan kemerdekaan Indonesia.

Artikel Terkait