Sarwendah memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebutkan bahwa dirinya marah-marah saat proses mediasi hak asuh anak dengan Ruben Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 20 Agustus 2026. Gugatan hak asuh tersebut dilayangkan oleh Ruben Onsu dan telah dimulai sejak 15 Juli 2026. Hingga saat ini, proses mediasi masih berlangsung dan belum ada putusan resmi yang dikeluarkan terkait perkara tersebut.
Melalui unggahan di Instagram Story pada Kamis (20/8/2026), Sarwendah membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai dirinya yang disebut marah dan menunjuk-nunjuk pengacara Ruben Onsu saat berada di ruang mediasi. Ia menegaskan bahwa situasi di dalam ruang mediasi tidak seperti yang diberitakan. "Pernyataan Kuasa Hukum penggugat dan pemberitaan bahwa saya marah-marah, menunjuk, hingga berdiri adalah tidak benar," tulisnya.
Respons Terhadap Pernyataan Pihak Penggugat
Menurut Sarwendah, ia hanya merespons pernyataan dari pihak penggugat yang dianggap tidak sesuai dengan fakta, terutama yang berkaitan dengan anak-anak. "Yang terjadi adalah saya merespons pernyataan pihak penggugat yang tidak sesuai fakta, khususnya mengenai anak-anak," ujarnya. Ia juga mengklaim bahwa salah satu anggota tim kuasa hukum penggugat justru membentaknya dengan nada tinggi selama mediasi.
Ia menambahkan bahwa sebagai seorang ibu, adalah wajar baginya untuk tidak tinggal diam ketika informasi mengenai anak-anak disampaikan secara keliru di hadapan mediator. "Sebagai seorang ibu, wajar jika saya tidak bisa tinggal diam ketika fakta tentang anak-anak disampaikan secara keliru di hadapan mediator," tulisnya.
Itikad Baik Dalam Proses Mediasi
Meski membantah tuduhan mengenai kemarahannya, Sarwendah menegaskan bahwa kehadirannya dalam mediasi bukanlah untuk mencari konflik. Ia menyatakan bahwa ia datang dengan itikad baik untuk mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung. "Saya hadir bukan untuk berkonflik, melainkan dengan itikad baik guna menjalani mediasi sebagai bagian dari proses persidangan," tuturnya.
Selain itu, Sarwendah juga menyinggung mengenai hak Ruben untuk bertemu dengan anak-anak mereka, menegaskan bahwa ia tidak pernah menghalangi pertemuan tersebut.