Pendidikan

SMAN 1 Pontianak Menolak Lomba Ulang Empat Pilar MPR RI

SMAN 1 Pontianak dengan tegas menolak untuk berpartisipasi dalam lomba ulang Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI setelah adanya kontroversi dalam pertandingan sebelumnya.

E
Eira Orelia
15 May 2026 18 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
SMAN 1 Pontianak Menolak Lomba Ulang Empat Pilar MPR RI
Sumber gambar: kompas.com

SMAN 1 Pontianak mengambil sikap tegas dengan menolak untuk mengikuti pertandingan final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI. Kontroversi muncul ketika lomba final tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan di Pontianak menjadi viral, di mana regu C dinyatakan salah meskipun telah menjawab dengan benar, sementara regu B yang memberikan jawaban sama justru mendapatkan poin.

Meskipun telah mengajukan protes, hasil akhir tetap menyatakan bahwa regu C tidak mendapatkan poin. Kejadian ini memicu berbagai reaksi dan pihak MPR RI kemudian menawarkan untuk mengadakan pertandingan ulang. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh SMAN 1 Pontianak.

Alasan Penolakan SMAN 1 Pontianak

Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, melalui pernyataan tertulis di akun Instagram resmi sekolah, menjelaskan alasan penolakan tersebut. "SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI," tulisnya dalam pernyataan tersebut.

Indang menambahkan bahwa pihaknya berusaha untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi agar pelaksanaan lomba dapat berlangsung dengan transparan, objektif, dan akuntabel. "Langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu," ujarnya.

Pihak SMAN 1 Pontianak juga menegaskan bahwa mereka tidak akan membatalkan hasil lomba yang telah ditetapkan dalam pertandingan final pertama. "Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan," jelasnya.

SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang mewakili Kalimantan Barat dalam ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional. Indang juga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengajak semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai.

Tanggapan MPR RI

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyampaikan permohonan maaf terkait insiden yang terjadi pada Sabtu (9/5/2026). MPR RI berencana untuk menindaklanjuti kejadian tersebut dan mengevaluasi kinerja dewan juri serta sistem perlombaan. "Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini," ungkap Akbar dalam keterangan resmi MPR RI pada Senin (11/5/2026).

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengumumkan bahwa final LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat akan diulang dalam waktu yang akan segera ditentukan. "Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu," kata Muzani.

Artikel Terkait