Tom Cruise resmi mengumumkan bahwa ia akan kembali memerankan karakter Cole Trickle dalam sekuel film Days of Thunder. Pengumuman tersebut disampaikan di hadapan banyak pembalap di Daytona International Speedway, menandai awal dari proyek sinema terbaru ini.
Film yang diproduksi oleh Paramount Pictures ini dijadwalkan untuk tayang perdana di bioskop pada 2 Juni 2028. Dalam sekuel ini, aktris Anne Hathaway akan bergabung sebagai pemeran yang berperan sebagai pemilik tim dan insinyur balap. Sutradara Jonathan Levine akan mengarahkan film ini berdasarkan naskah yang ditulis oleh Will Staples. Selain itu, Tom Cruise akan berperan sebagai produser bersama dengan Jerry Bruckheimer dan Tommy Harper.
Fokus pada Budaya dan Komunitas Balap
Pengumuman mengenai sekuel ini memberikan harapan baru bagi para penggemar film balap yang merindukan aksi nyata di lintasan. Keterlibatan langsung Cruise diharapkan dapat menghadirkan adegan berbahaya yang khas dari balapan tanpa adanya rekayasa berlebihan. Dalam proyek ini, Cruise ingin menyoroti aspek emosional yang ada di antara tim-tim balap.
“Ini bukan hanya tentang balapan,” ujar Cruise di hadapan para eksekutif NASCAR, penggemar, sponsor, dan personel militer. “Ini tentang komunitas dan orang-orang di sini. Ada sesuatu yang sangat spesial tentang para pembalap dan seluruh komunitas. Ini adalah sebuah budaya, dan saya sangat bangga dapat merefleksikannya dalam 'Days of Thunder' yang pertama, dan saya merasa terhormat untuk membagikannya kepada dunia.”
Dia menambahkan, “Itu pada dasarnya apa yang benar-benar akan kami kejar dengan yang satu ini. Memberikan kesempatan kepada penonton untuk memahami apa arti sebuah tim, sebuah komunitas, apa artinya bagi NASCAR, serta kecepatan, kegembiraan, dan semua bahaya serta hal-hal tersebut.”
Kenangan di Trek Balap
Tom Cruise juga berbagi pengalaman berbahaya yang dialaminya saat syuting film pertamanya. Ia mengenang momen ketika terjadi kerusakan teknis pada kendaraan di tengah pengambilan gambar. “Terakhir kali saya berada di trek ini, sebenarnya, saya berada di trek lurus belakang dan saya sedang bersyuting dengan dua kamera yang sangat berat saat melaju — saya tidak tahu, 180 mil per jam — dan tiba-tiba kap mobil terlepas,” kenangnya.
“Matahari terbenam dan saya berusaha mengucapkan semua dialog saya sebelum kita kehilangan cahaya. Dan, tiba-tiba, seluruh mobil terbakar. Itu berubah dari memanggang menjadi api unggun di trek lurus belakang. Bahkan tidak bisa membuat kru datang dan membantu saya hanya karena radio tidak berfungsi di trek lurus belakang. Saya dengar itu masih mungkin terjadi, benar? Kalian tidak membenarkan itu. Ya, itu bagus,” tuturnya.
Proyek sekuel ini juga melanjutkan warisan film orisinal dari tahun 1990 yang terinspirasi oleh mendiang pembalap legendaris Tim Richmond. Mantan juara empat kali Cup Series, Jeff Gordon, turut mendukung terealisasinya kelanjutan film balap ini. Meskipun sempat mendapat kritik saat pertama kali dirilis, Days of Thunder telah menjadi film favorit di kalangan penggemar olahraga balap mobil stok. Dialog ikonik dalam film ini, seperti “Rubbin', son, is racin'” yang diucapkan oleh karakter Harry Hogge, masih sering dikutip hingga saat ini.
Kehadiran film pertama terbukti berhasil memperkenalkan olahraga NASCAR kepada audiens global yang lebih luas. Dengan harapan, proyek terbaru ini dapat mengulangi kesuksesan yang sama di tengah minimnya tayangan bertema balap yang berkualitas.