Pendidikan

UGM Naik ke Peringkat 206 dalam QS WUR 2027, Social Capital sebagai Kunci Utama

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih peringkat 206 di QS World University Rankings (WUR) tahun 2027, meningkat 18 posisi dari tahun sebelumnya. Rektor UGM menyatakan bahwa pencapaian ini meru...

V
Vina Maharani
18 June 2026 4 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
UGM Naik ke Peringkat 206 dalam QS WUR 2027, Social Capital sebagai Kunci Utama
Sumber gambar: kompas.com

Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mencatatkan kemajuan signifikan dalam pemeringkatan Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) untuk tahun 2027, dengan menempati posisi 206 di antara 1.504 perguruan tinggi dari berbagai negara. Kampus yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini mengalami kenaikan 18 peringkat dibandingkan tahun lalu yang berada di posisi 224.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menjelaskan bahwa peningkatan peringkat ini merupakan hasil dari kerja keras civitas akademika dalam mencapai berbagai prestasi di bidang tridarma perguruan tinggi. “Kunci utamanya adalah Social Capital UGM yang luar biasa dalam tridarma. Pendidikan yang diakui reputasinya oleh para stakeholders, penelitian yang inovatif dan kontekstual menjawab tantangan persoalan masyarakat dan pengabdian masyarakat yang menyentuh sendi-sendi penting kebutuhan bangsa,” ungkapnya pada Kamis (18/6/2026).

Peningkatan Kinerja Indikator Penilaian

Ova menambahkan bahwa perbaikan peringkat UGM di QS WUR dipengaruhi oleh peningkatan kinerja di hampir semua indikator penilaian. Salah satu indikator yang paling berpengaruh adalah reputasi akademik, di mana UGM menduduki peringkat 131 dunia. “Pengakuan ini mencerminkan penguatan kualitas pengajaran, produktivitas penelitian, dan kontribusi ilmiah civitas akademika UGM di mata komunitas akademik internasional,” jelasnya.

Internasionalisasi juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan UGM meraih peringkat yang lebih baik, melalui keterlibatan akademisi asing dan kolaborasi penelitian internasional yang semakin luas. “Daya tarik UGM bagi mahasiswa internasional juga meningkat, memperkuat citra kampus sebagai tujuan studi yang relevan dan kompetitif di tingkat global,” tambah Ova.

Posisi Teratas dalam Indikator Sustainability

UGM juga menempati posisi teratas di Indonesia untuk indikator Sustainability. Reputasi universitas di mata pemberi kerja tetap kuat, dengan peringkat 100 dunia untuk Employer Reputation dan posisi kedua secara nasional untuk indikator Employer Reputation, Employment Outcomes, dan Academic Reputation. Rasio dosen dan mahasiswa serta perluasan jejaring penelitian internasional juga menunjukkan perbaikan.

Menurut Rektor, hal ini mencerminkan strategi UGM yang fokus pada peningkatan mutu pendidikan dan penguatan kapasitas riset. “Langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan posisi dalam pemeringkatan, tetapi juga memperkuat kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja dan memperbesar kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan,” tuturnya.

Terakhir, Ova menyatakan bahwa kenaikan peringkat menjadi 206 dunia ini merupakan modal penting bagi UGM untuk terus menarik talenta, memperluas kolaborasi internasional, dan meningkatkan dampak akademik serta sosialnya. “Hasil ini mempertegas posisi UGM sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus menegaskan komitmen institusi untuk terus maju di panggung pendidikan tinggi global,” pungkasnya.

Artikel Terkait