Yayasan Tarumanagara merayakan ulang tahun ke-67 pada Rabu, 18 Juni 2026. Dalam perayaan ini, yayasan menekankan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penguatan program di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pengembangan infrastruktur pendidikan.
Komitmen Terhadap Masyarakat
Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Ariawan Gunadi, menyatakan bahwa yayasan terus berupaya meningkatkan keterlibatan langsung dengan masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial. “Kami benar-benar ingin menyentuh masyarakat, apalagi dengan kondisi sekarang geopolitik, global, ekonomi, dan sebagainya, banyak masyarakat yang dilapis bawah itu membutuhkan bantuan,” jelas Ariawan. Kegiatan yang dilakukan mencakup kerja sama dengan panti asuhan dan panti jompo, kegiatan donor darah, bantuan kemanusiaan, pembangunan madrasah, serta program charity untuk sekolah dan kelompok masyarakat. “Untuk beasiswa saja nilainya mencapai miliaran rupiah setiap tahun," tambahnya.
Pembangunan Sarana Pendidikan
Pemberian beasiswa menjadi salah satu program utama yayasan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, yayasan juga aktif dalam mendukung layanan kesehatan dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam lima tahun terakhir, yayasan telah menyelesaikan sekitar 120 proyek pembangunan dan pengembangan fasilitas pendidikan. Salah satu rencana strategis yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan Kampus 4 Universitas Tarumanagara di lahan seluas sekitar 138,5 hektare. "Kami sedang menyelesaikan desain master plan Kampus 4. Mudah-mudahan pada 2027 kita bisa bersama-sama melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus baru," ungkap Ariawan.
Sementara itu, mantan Ketua Pembina Yayasan Tarumanagara, Indra Gunawan, menekankan bahwa keberlanjutan organisasi tidak hanya ditentukan oleh aset dan pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas tata kelola dan kemampuan organisasi untuk memperbaiki kelemahannya. “Yang harus dijaga bukan hanya apa yang sudah kuat, tetapi juga bagaimana kita mampu mengenali dan memperbaiki titik-titik lemah organisasi. Dengan begitu, Yayasan Tarumanagara akan terus relevan dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," tuturnya. Menurut Indra, pendekatan ini menjadi salah satu faktor yang memungkinkan Yayasan Tarumanagara bertahan dan berkembang hingga mencapai usia 67 tahun.