Yukie Arifin Martawidjaja, yang dikenal sebagai vokalis Pas Band, mengalami kecelakaan mobil akibat ditabrak oleh pengemudi yang mengalami microsleep. Insiden tersebut terjadi di Bandung pada Minggu, 16 Agustus 2026, dan mengakibatkan Yukie harus menjalani operasi pada bagian kepala dengan sepuluh jahitan. Saat ini, kondisinya dilaporkan stabil.
Kondisi Medis dan Penanganan
Setelah kecelakaan, Yukie segera mendapatkan perawatan medis yang intensif untuk menangani luka-lukanya. Rekan satu bandnya, Sandy, mengonfirmasi bahwa luka di kepala cukup serius dan mengharuskan Yukie untuk menjalani pembedahan. “Luka di kepala cukup serius dan Yukie harus operasi dan mendapat 10 jahitan. Sekarang kondisinya sudah stabil, alhamdulillah,” ungkap Sandy.
Meski ancaman bahaya utama telah terlewati, tim medis tetap melakukan pemantauan ketat terhadap Yukie. Setelah kondisinya stabil, ia dipindahkan ke ruang pemulihan untuk melanjutkan proses penyembuhan. “Karena kondisinya sudah stabil, sekarang Yukie sudah dipindahkan ke ruang rawat,” tambah Sandy.
Proses Penyelesaian Kasus
Kecelakaan yang menimpa Yukie terjadi di jalan raya kawasan Sukamiskin, di mana pengemudi yang menabraknya kehilangan kendali saat mengemudikan kendaraan. Penyebab utama dari insiden ini adalah fenomena microsleep, di mana pengemudi kehilangan kesadaran sesaat akibat kelelahan ekstrem.
Pihak pengemudi yang menabrak Yukie, bersama keluarganya, segera menunjukkan itikad baik dengan meminta maaf dan bersedia bertanggung jawab atas insiden tersebut. Sandy Andarusman menyatakan, “Keluarga si penabrak cukup kooperatif dan mengatakan bisa menabrak imbas microsleep. Pelaku dan keluarganya sudah minta maaf dan bersedia bertanggung jawab.”
Melihat niat baik dari pihak penabrak, Yukie dan keluarganya memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan tanpa melibatkan proses hukum. Keputusan ini diambil karena pihak penabrak menunjukkan sikap kooperatif dan bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan serta kerusakan yang ditimbulkan akibat kecelakaan tersebut.
Kecelakaan ini menambah catatan panjang insiden lalu lintas yang disebabkan oleh microsleep saat berkendara, yang merupakan fenomena berbahaya yang perlu diwaspadai oleh para pengemudi.