Jakarta - Ibu Kimpul, yang memiliki nama asli Ibu Tin, aktif membagikan informasi mengenai olahan pangan lokal di media sosial. Ia memilih untuk menyoroti umbi kimpul sebagai bahan utama dalam menu sehari-harinya, karena memiliki keunggulan dibandingkan umbi lainnya.
Ibu Tin menjelaskan, "Kenapa yang saya angkat kimpul? Karena kimpul itu panennya sepanjang tahun." Ia menambahkan bahwa umbi-umbian lain biasanya hanya tersedia di musim tertentu, sedangkan kimpul selalu ada sepanjang tahun.
Kandungan Gizi Kimpul yang Menguntungkan
Kimpul tidak hanya mudah didapat, tetapi juga memiliki potensi gizi yang baik sebagai pengganti nasi. Dengan kandungan serat yang tinggi, kimpul dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba. Hal ini menjadikannya pilihan karbohidrat kompleks yang aman untuk metabolisme tubuh.
Ibu Tin mengaku telah merasakan manfaat kesehatan dari kimpul sejak lama. "Saya hanya ingin membuktikan saja, bahwa saya dari dulu mengonsumsi kimpul, dan alhamdulillah sampai sekarang masih baik-baik saja," ujarnya.
Tips Pengolahan Kimpul yang Tepat
Meskipun kimpul kaya akan nutrisi, Ibu Tin mengingatkan bahwa cara pengolahan sangat mempengaruhi kualitas gizi. Penambahan bahan makanan yang kurang sehat dapat merusak kandungan gizi alaminya. Ia menyatakan bahwa tidak diperlukan teknik pengolahan khusus untuk kimpul yang dijual di pasaran.
"Sebenarnya kalau kimpul yang dijual dan aman dikonsumsi di pasaran itu tidak ada cara khusus untuk mengolahnya, sejauh ini aman," jelasnya. Ia menyarankan agar kimpul diolah dengan cara sederhana, mirip dengan pengolahan kentang atau sumber karbohidrat sehat lainnya.
Ibu Tin menegaskan, "Kimpul itu bisa sebagai sumber karbohidrat alternatif selain nasi. Jadi diperlakukan saja sebagaimana mestinya sumber karbohidrat lain, seperti kentang misalnya. Tidak perlu banyak bahan tambahan supaya gizi alaminya tetap terjaga," tutupnya.