Politik

Kisah Pasien yang Hampir Kehilangan Kesempatan Cuci Darah karena BPJS Tidak Aktif

M. Ikhlas Syach Putra, seorang pasien dengan gagal ginjal kronis, hampir tidak dapat menjalani cuci darah akibat masalah dengan status BPJS-nya. Peristiwa ini terjadi di Rumah Sakit Panti Nirmala, Mal...

J
Jaya Abdi
04 August 2026 97 pembaca
tempo.co Sumber: tempo.co
Pasien cuci darah (hemodialisis) di unit dialisis Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang di Aceh Tamiang, Aceh, 24 Januari 2026. Antara/Nova Wahyudi
Pasien cuci darah (hemodialisis) di unit dialisis Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang di Aceh Tamiang, Aceh, 24 Januari 2026. Antara/Nova Wahyudi

M. Ikhlas Syach Putra, seorang pasien yang menderita gagal ginjal kronis, mengalami situasi yang mengkhawatirkan ketika rencananya untuk menjalani cuci darah hampir gagal. Proses cuci darah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa siang, 3 Februari 2026, di Rumah Sakit Panti Nirmala yang terletak di Malang, Jawa Timur.

Masalah dengan BPJS

Ketidakaktifan kartu BPJS menjadi masalah utama yang mengancam kelancaran cuci darah Ikhlas. Tanpa status yang aktif, ia tidak dapat mengakses layanan kesehatan yang sangat dibutuhkannya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar, mengingat pentingnya cuci darah bagi kelangsungan hidupnya.

Upaya Penyelesaian

Dengan situasi yang mendesak, upaya dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini agar Ikhlas dapat menjalani prosedur yang sangat penting tersebut. Berbagai langkah diambil untuk memastikan status BPJS-nya segera diperbarui, sehingga ia bisa mendapatkan perawatan yang diperlukan tanpa hambatan.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait