Kesehatan

Kolaborasi Diperlukan untuk Mendukung Perkembangan Anak di Lampung

Pengurus IGTK Lampung menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak, terutama dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional dan HUT RI ke-81.

E
Eko Prasetyo
20 August 2026 14 pembaca
Foto: Alfi Kholisdinuka/detikcom
Foto: Alfi Kholisdinuka/detikcom

Jakarta - Supinah, pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Provinsi Lampung, menegaskan bahwa kolaborasi dari berbagai pihak sangat penting untuk mendukung pertumbuhan anak-anak di Indonesia, khususnya di Lampung. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Senam Bersama Anak Indonesia Hebat yang berkolaborasi dengan kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Korpri, Bandar Lampung, bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 dan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Supinah menyatakan bahwa senam yang dilakukan bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter dan kemampuan bersosialisasi anak sejak dini. "Dari senam anak-anak belajar bergerak bersama, bergembira, menjaga kesehatan, membangun keberanian, dan melatih kekombakan serta belajar bersosialisasi dengan teman-teman antarsekolah TK. Inilah semangat yang ingin dibangun bersama antara anak TK Provinsi Lampung yang sehat, cerdas, aktif, dan percaya diri," ujarnya.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Supinah juga menekankan bahwa momentum Peringatan Hari Anak Nasional seharusnya menjadi pengingat bagi masyarakat tentang posisi strategis anak-anak dalam menentukan masa depan bangsa. "Jika disandingkan bersama memperingati Hari Anak Nasional ke-42, maka mengingatkan kepada kita bahwa anak bukan sekadar generasi penerus bangsa, anak adalah pemilik masa depan bangsa. Di tangan mereka, masa depan bangsa akan ditentukan," tambahnya.

Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk berperan dalam memenuhi hak-hak dasar anak demi mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Supinah juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak, mulai dari keluarga hingga kebijakan pemerintah. "Rumah adalah tempat pertama yang aman dan dicintai. Sekolah adalah tempat belajar, bersosialisasi tanpa rasa takut... Masyarakat menjadi tempat lingkungan yang melengkungi anak-anak dan menghargai anak. Sedangkan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat kebijakan dan layanan yang berpihak kepada kepentingan terbaik anak-anak di Lampung ini," jelasnya.

Peran Orang Tua dan Pendidik

Supinah menambahkan bahwa kehadiran orang tua dan pendidik sangat penting, terutama saat anak mengalami kesulitan. "Mari kita hadir untuk anak-anak kita, bukan hanya ketika anak kita berhasil membanggakan dan berprestasi, tetapi kita juga harus hadir jika anak-anak kita membutuhkan pertolongan atau dalam hal ini gagal," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi lebih bermakna ketika disandingkan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. "Anak-anak provinsi Lampung harus tumbuh menjadi generasi yang pintar secara akademik tetapi juga tumbuh menjadi anak yang memiliki hati yang baik," jelasnya.

Di sisi lain, Kalbe Consumer Health melalui merek Sakatonik ABC Curcuma Madu berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia, perhatian terhadap nutrisi anak sejak dini menjadi kunci utama untuk melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Revi Octaria, Kepala Kategori Vitamin Kalbe Consumer Health, menjelaskan bahwa pemenuhan nutrisi optimal dimulai dari asupan makanan harian anak. Namun, seringkali anak yang sulit makan menjadi kendala utama bagi para ibu.

"Kita tahu bahwa 2045 itu ada generasi emas ya, 2045 usia kemerdekaan sudah 100 tahun, gimana caranya dari Sakatonik ABC men-support generasi yang akan datang dari segi nutrisi, nutrisi itu kan juga yang pasti utamanya dari makan yang dimakan," ujar Revi.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Sakatonik ABC meluncurkan kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama. Melalui kegiatan ini, mereka memperkenalkan solusi praktis penambah nafsu makan dalam bentuk tablet hisap yang menjadi inovasi pertama di kategorinya. "Kalau misalkan asupan makan terhambat karena anak-anak tidak nafsu makan, Sakatonik ABC Curcuma Madu ini datang sebagai solusi agar anak memiliki nafsu makan yang baik sehingga tidak ada drama (makan) antara ibu dan anak," jelasnya.

Artikel Terkait