Kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri bagi calon mahasiswa magister (S2) dan doktor (S3) kembali hadir melalui program Beasiswa Co-Funding yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk tahun 2026. Terdapat tujuh program beasiswa yang ditawarkan di lima negara, yaitu Amerika Serikat, Australia, Jerman, Jepang, dan Irlandia.
Pendaftaran untuk beasiswa ini dibuka mulai 28 Oktober hingga 1 Desember 2026. Program ini mencakup berbagai disiplin ilmu, termasuk biologi, biomedis, teknik, semikonduktor, serta sains dan teknologi. Tujuh universitas yang berpartisipasi dalam program ini adalah University of California, Davis; Washington University in St. Louis; The University of Queensland; The University of Sydney; Technische Universität Braunschweig; Nara Institute of Science and Technology; dan University College Dublin.
Persyaratan dan Ketentuan Pendaftaran
Program ini terbuka untuk masyarakat umum, termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai negeri sipil (PNS), serta anggota TNI dan Polri, sesuai dengan ketentuan masing-masing program. Menurut informasi dari akun Instagram resmi LPDP, @lpdp_ri, setiap program memiliki persyaratan yang berbeda. Calon pendaftar diharapkan memperhatikan batas usia, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), kemampuan bahasa Inggris, durasi studi, serta mekanisme pendaftaran di universitas yang dituju.
Berikut adalah rincian tujuh program beasiswa Co-Funding LPDP 2026 beserta kampus dan persyaratan yang harus dipenuhi:
Program Beasiswa di Berbagai Universitas
University of California, Davis (UC Davis) menawarkan beasiswa Co-Funding untuk jenjang doktor (S3). Persyaratan yang harus dipenuhi meliputi batas usia maksimal 47 tahun, IPK minimum 3,25, dan kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 7,0 atau TOEFL iBT minimal 80. Durasi studi ditetapkan selama lima tahun, dan pendaftaran harus dilakukan paling lambat 1 Desember 2026 melalui portal UC Davis dan LPDP secara bersamaan.
Washington University in St. Louis (WashU) juga menyediakan beasiswa Co-Funding untuk jenjang doktor. Persyaratan umumnya adalah batas usia maksimal 47 tahun, IPK minimum 3,25, dan kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 6,5 atau TOEFL iBT minimal 90. Tenggat pendaftaran bervariasi tergantung program studi, dengan beberapa program memiliki batas waktu hingga 15 November 2026.
The University of Queensland (UQ) membuka beasiswa Co-Funding untuk jenjang doktor dengan persyaratan yang sama, yaitu batas usia maksimal 47 tahun dan IPK minimum 3,25. Durasi studi ditetapkan selama empat tahun, dan pendaftaran harus dilakukan sebelum 1 Desember 2026.
The University of Sydney menawarkan program Co-Funding untuk jenjang doktor di bidang teknik dengan persyaratan yang serupa, termasuk batas usia maksimal 47 tahun dan IPK minimum 3,25. Pendaftaran juga harus dilakukan sebelum 1 Desember 2026.
Technische Universität Braunschweig di Jerman menyediakan beasiswa Co-Funding untuk jenjang doktor dengan persyaratan batas usia maksimal 47 tahun dan IPK minimum 3,25. Pendaftaran dilakukan melalui portal LPDP dengan melampirkan surat pernyataan yang menjelaskan minat akademik dan tujuan studi.
Nara Institute of Science and Technology (NAIST) menawarkan beasiswa untuk jenjang magister dan doktor. Batas usia untuk magister adalah 37 tahun dengan IPK minimum 3,00, sedangkan untuk doktor adalah 47 tahun dengan IPK minimum 3,00. Pendaftaran harus dilakukan sebelum 1 Desember 2026.
University College Dublin (UCD) menyediakan beasiswa untuk jenjang magister dengan durasi studi satu tahun. Persyaratan usia bervariasi tergantung kategori peserta, dengan batas maksimal 35 tahun untuk masyarakat umum dan 37 tahun untuk CPNS/PNS. Pendaftaran juga harus dilakukan sebelum 1 Desember 2026.
Calon peserta yang sebelumnya mengikuti Seleksi LPDP Tahap 2 2026 perlu memperhatikan aturan khusus jika ingin beralih ke program Co-Funding. Pengunduran diri dari proses seleksi sebelumnya harus diajukan melalui layanan tiket bantuan LPDP sebelum mendaftar.
Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan berdasarkan kampus tujuan, dengan NAIST dan UCD mengumumkan pada 12 Februari 2027, sedangkan TU Braunschweig, WashU, UQ, dan UC Davis pada 24 Maret 2027. Perkuliahan dijadwalkan dimulai pada April 2027 untuk NAIST dan UCD, serta Juli 2027 untuk kampus lainnya. Calon peserta disarankan untuk memeriksa ketentuan dan jadwal melalui kanal resmi LPDP dan laman universitas terkait.