Kesehatan

Membedah Kebenaran: Apakah Obat Kedaluwarsa Masih Layak Dikonsumsi?

Baru-baru ini, beredar informasi di media sosial yang menyatakan bahwa obat kedaluwarsa masih aman untuk dikonsumsi. Dexa Group menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks yang berbahaya bagi kesehat...

A
Ananta Prana
01 September 2026 5 pembaca
Foto: IG: @dexagroupofficial
Foto: IG: @dexagroupofficial

Jakarta - Akhir-akhir ini, media sosial dan grup WhatsApp keluarga ramai dengan pesan berantai yang mengklaim bahwa obat yang telah melewati tanggal kedaluwarsa masih dapat diminum, asalkan kemasannya terlihat baik. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat mengenai kebenaran informasi tersebut.

Menanggapi isu ini, perusahaan farmasi Dexa Group melalui akun Instagram resminya memberikan penjelasan. Para ahli apoteker dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang dapat membahayakan kesehatan. Menurut penjelasan medis, obat yang telah melewati tanggal kedaluwarsa (Expired Date) mengalami penurunan efektivitas. Zat kimia dalam obat tersebut dapat berubah menjadi racun yang justru dapat membahayakan kesehatan, bukan menyembuhkan. Oleh karena itu, kondisi fisik kemasan yang terlihat baik tidak menjamin bahwa isi obat di dalamnya masih aman untuk dikonsumsi.

Pentingnya Memverifikasi Informasi Kesehatan

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi kesehatan yang beredar di grup chat. Sebagai langkah perlindungan bagi keluarga, Dexa Group mengingatkan pentingnya mengikuti rumus dari BPOM, yang dikenal dengan istilah "KLIK":

  • Kemasan: Pastikan wadah obat utuh, tidak bolong atau penyok.
  • Label: Bacalah aturan pakai dan dosisnya dengan teliti.
  • Izin Edar: Pastikan obat memiliki nomor registrasi resmi dari BPOM.
  • Kedaluwarsa: Selalu periksa tanggal aman konsumsi sebelum membuka obat.

Memahami Tanggal Kedaluwarsa dan Batas Aman

Selain itu, penting untuk memahami perbedaan antara Expired Date (tanggal kedaluwarsa saat segel masih utuh) dan Beyond Use Date (batas aman setelah kemasan obat dibuka). Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak tergoda untuk menghemat dengan menyimpan dan mengonsumsi obat kedaluwarsa. Mari kita lebih teliti dalam menyaring informasi demi kesehatan seluruh anggota keluarga!

Artikel Terkait