Ekonomi

Strategi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Memperkuat VICI dan Ekspansi Global

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Prabowo Subianto, resmi menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) dan menargetkan ekspansi ke pasar internasional serta p...

I
Indriani Atmaja
30 October 2026 6 pembaca
Karunia Putri
Karunia Putri

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto, telah resmi dilantik sebagai Wakil Komisaris Utama di PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI). Pelantikan ini dilakukan seiring dengan rencana perusahaan untuk memperluas jangkauan ke pasar internasional dan memperkuat segmen produk premium.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) VICI yang berlangsung pada Kamis (29/10), Komisaris Utama VICI, Billy Hartono Salim, menyatakan bahwa pengangkatan Rahayu merupakan keputusan strategis. Ia berharap kehadiran Rahayu dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan, terutama dalam mendorong pertumbuhan serta memperluas jaringan ke pasar global. "Saya berharap bahwa beliau akan membawa dan membantu kita perusahaan ini menjadi the next level. Karena jaringan networking maupun beliau passion, beliau di lifestyle, di kosmetik dan itu sangat kuat sekali," ungkap Billy setelah RUPSLB.

Target Ekspansi dan Inovasi Produk

Rahayu, yang memiliki 160,99 juta saham VICI atau sekitar 2,4% dari total saham perusahaan, menyatakan bahwa salah satu alasan bergabung dengan VICI adalah kekuatan jaringan distribusi fisik yang dimiliki perusahaan. Ia meyakini bahwa jaringan ini akan menjadi modal penting dalam mengembangkan bisnis, meskipun penjualan melalui e-commerce juga terus meningkat. "Nilai tambah yang positif yaitu untuk bisa go international. Kedua untuk segmen tadi yang dikatakan adalah premium," kata Rahayu.

Selain perubahan manajemen, pemegang saham juga menyetujui langkah untuk memperkuat kegiatan usaha di bidang pergudangan. Ini adalah bagian dari strategi VICI untuk memperkuat infrastruktur bisnis dan mendukung ekspansi. Billy menambahkan bahwa VICI mulai memperkuat ekspansi internasional melalui kerjasama dengan distributor resmi di Malaysia. Pada 26 Oktober 2026, perusahaan menandatangani perjanjian dengan UDI Marketing Sdn Bhd (UDIM), yang merupakan bagian dari Salim Group.

Rencana Akuisisi dan Peluang Pasar Premium

VICI memilih UDIM karena pengalaman perusahaan tersebut dalam pemasaran produk barang konsumsi di Malaysia, yang mencakup jaringan distribusi yang luas. Kerjasama ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bisnis internasional VICI, yang sebelumnya telah memasarkan produknya ke berbagai negara, termasuk Timor Leste, Korea Selatan, dan Vietnam.

Selain fokus pada ekspansi internasional, VICI juga berencana untuk memperkuat portofolio produk di segmen premium melalui akuisisi. Direktur VICI, Erwan Irawan Noer, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang menjajaki akuisisi terhadap PT Natura Pesona Mandiri, pemilik merek Secret Garden. "Mungkin di semester 1 tahun depan," ujar Erwan. Merek Secret Garden menawarkan berbagai produk perawatan tubuh yang sejalan dengan strategi VICI untuk meningkatkan kontribusi segmen premium.

Erwan menjelaskan bahwa meskipun segmen produk perawatan tubuh di kelas bawah memiliki volume penjualan yang lebih besar, persaingan di segmen tersebut semakin ketat, yang dapat mempengaruhi margin perusahaan. Sebaliknya, segmen premium masih memiliki peluang untuk berkembang, terutama dengan meningkatnya permintaan terhadap produk kecantikan di pusat perbelanjaan.

VICI juga berencana untuk memperluas pemasaran produk Herborist dan CBD Professional ke pasar Malaysia, serta menjajaki peluang di Jepang, Vietnam, dan Filipina. Namun, perusahaan masih perlu mencari distributor resmi di negara-negara tersebut. "Untuk saat ini, Herborist dan CBD sudah masuk ke Malaysia. Kami juga melihat peluang di Vietnam dan Filipina, tetapi selama ini belum memiliki distributor resmi di sana," jelas Billy.

Mengenai pembagian dividen, Billy menyatakan bahwa VICI berencana untuk memberikan dividen kepada pemegang saham, meskipun belum mengungkapkan jumlah atau jadwal pembagiannya. Sebelumnya, VICI membagikan dividen Rp 8 per saham, yang terdiri dari Rp 3 per saham sebagai dividen interim dan Rp 5 sebagai dividen tunai.

Artikel Terkait