Valencia Nathania, yang dikenal sebagai selebgram dan pendiri brand Harlette Beauty, baru saja menjalani prosedur operasi besar setelah terdiagnosis dengan jantung bocor pada usia 30 tahun. Kabar mengenai kondisi kesehatan Valencia pertama kali disampaikan oleh suaminya, Julio Ekspor, sebelum akhirnya ia mengonfirmasi situasinya melalui media sosial.
"Jadi intinya jantung aku bocor dan ini bisa terjadi sama siapa aja, di usia berapa aja," ungkap Valencia di akun media sosialnya.
Awal Mula Gejala yang Menyerupai Penyakit Lain
Perjalanan medis Valencia dimulai ketika ia merasakan gejala yang tampak biasa, yaitu kelelahan yang berlebihan. Karena gejala tersebut tidak spesifik, awalnya ia diduga mengalami paru-paru basah sebelum akhirnya mendapatkan diagnosis yang tepat dari tim dokter.
Beruntung, operasi yang dijalaninya berlangsung dengan baik dan saat ini kondisi Valencia dilaporkan semakin membaik setelah tindakan tersebut.
Penyebab Jantung Bocor pada Dewasa
Bagaimana seseorang yang sudah dewasa bisa baru terdiagnosis jantung bocor? Menurut informasi dari Mayo Clinic, jantung bocor pada orang dewasa sering kali disebabkan oleh kelainan jantung bawaan yang tidak terdeteksi semasa kecil, seperti Atrial Septal Defect (ASD) atau Ventricular Septal Defect (VSD). Kondisi ini terjadi ketika sekat antar-ruang jantung tidak menutup dengan sempurna saat janin berkembang dalam kandungan.
Pada kebocoran yang berukuran kecil hingga sedang, banyak pasien yang tidak menunjukkan gejala hingga mereka beranjak dewasa. Namun, seiring bertambahnya usia dan meningkatnya beban kerja jantung, kebocoran yang awalnya tidak terdeteksi dapat mulai menunjukkan dampak klinis.
Kebocoran pada sekat jantung dapat menyebabkan bercampurnya darah kaya oksigen dengan darah yang tidak teroksigenasi, sehingga mengurangi pasokan oksigen ke seluruh tubuh. Ini juga dapat menyebabkan tekanan berlebih pada pembuluh darah di paru-paru, yang sering kali disalahartikan sebagai penyakit paru-paru. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi:
- Timbul Rasa Lelah Ekstrem: Merasa sangat lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
- Sesak Napas (Dyspnea): Sering merasa sesak, terutama saat berolahraga atau naik tangga.
- Jantung Berdebar (Palpitasi): Merasakan detak jantung yang tidak teratur atau sangat cepat.
- Pembengkakan pada Tubuh: Penumpukan cairan yang menyebabkan pembengkakan di area tungkai, pergelangan kaki, atau perut.
- Sering Sakit Saluran Pernapas: Rawan terkena infeksi paru-paru berulang akibat tekanan darah tinggi di pembuluh darah paru.
Dengan memahami gejala dan penyebab jantung bocor, diharapkan masyarakat lebih waspada dan dapat mendeteksi kondisi ini lebih awal.