Jakarta - Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah lokasi di Indonesia telah mencatat suhu maksimum di atas 35 derajat Celsius. Fenomena ini terjadi bersamaan dengan meluasnya musim kemarau dan penguatan fenomena El Nino. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa suhu maksimum tertinggi mencapai 38 derajat Celsius.
Berdasarkan data BMKG dari periode 17 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 18 Agustus pukul 07.00 WIB, suhu tertinggi tercatat di Stasiun Geofisika (Stageof) Lampung Utara, Kotabumi, Lampung. Sementara itu, posisi kedua diisi oleh Stasiun Meteorologi (Stamet) Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat, dengan suhu maksimum 36,8 derajat Celsius. Suhu yang sama juga tercatat di Stamet Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Kondisi Cuaca di Indonesia
BMKG menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia saat ini masih mengalami cuaca panas dan relatif kering. Hal ini sejalan dengan semakin meluasnya wilayah yang memasuki musim kemarau. Pada Dasarian I Agustus 2026, sebanyak 535 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 76,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Penguatan Fenomena El Nino
Selain musim kemarau yang meluas, BMKG juga mengindikasikan bahwa fenomena El Nino mulai masuk dalam kategori kuat. Ini ditandai dengan anomali suhu permukaan laut di wilayah Samudra Pasifik tengah dan timur, khususnya di area Nino 3.4, yang berada di atas +2 derajat Celsius. Kondisi ini berpotensi mengurangi curah hujan dan membuat musim kemarau lebih kering.
Situasi ini semakin diperkuat oleh fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif, dengan indeks IOD tercatat di angka 0,63, yang menunjukkan adanya kecenderungan pergerakan suplai uap air dari wilayah Indonesia bagian barat menuju pesisir timur Afrika. Kombinasi antara El Nino dan IOD positif ini berpotensi membuat musim kemarau di Indonesia lebih kering dibandingkan kondisi normal.
Daftar 10 Wilayah dengan Suhu Tertinggi
Berikut adalah 10 stasiun BMKG yang mencatat suhu maksimum tertinggi pada periode 17-18 Agustus 2026:
- Stageof Lampung Utara, Kotabumi, Lampung: 38 derajat Celsius.
- Stamet Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat: 36,8 derajat Celsius.
- Stamet Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah: 36,8 derajat Celsius.
- Stamet Mutiara Sis-Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah: 36,7 derajat Celsius.
- Stamet Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan: 36,6 derajat Celsius.
- Stamet Beringin, Barito, Kalimantan Tengah: 36,4 derajat Celsius.
- Staklim Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan: 36,4 derajat Celsius.
- Stamet Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan: 36,1 derajat Celsius.
- Stamet H. As. Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Kepulauan Bangka Belitung: 36,1 derajat Celsius.
- Stamet Kalimarau, Berau, Kalimantan Timur: 36,0 derajat Celsius.
Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak dari suhu tinggi dan fenomena cuaca yang terjadi.